Bisnis

PENGUMUMAN! Hari Ini Pencairan Terakhir Bansos Rp 600 Ribu Untuk 13.307 KPM di 5 Daerah, Ada Daerahmu?

Oleh: Linda Wati Jumat 26 Apr 2024, 13:53 WIB
Hari ini merupakan hari terakhir proses penjadwalan penairan bantuan uang tunai Rp 600 ribu di lima daerah yang ada di Indonesia.

AYOJAKARTA.COM - Pencairan bantuan sosial (bansos) Rp 600 ribu sudah mulai tersalurkan ke sejumlah wilayah di Indonesia.

Pencairan bansos Rp 600 ribu biasanya dilakukan melalui PT Pos Indonesia maupun Bank himbara.

Hari ini merupakan hari terakhir proses penjadwalan penairan bantuan uang tunai Rp 600 ribu di lima daerah yang ada di Indonesia.

Bantuan tunai yang dimaksud adalah bansos BPNT alokasi tiga bulan yakni April-Juni 2024 sebesar Rp 600 ribu.

Adapun lima daerah yang hari ini terakhir menerima bansos Rp 600 ribu yang pertama yaitu di Kecamatan Banyuwangi Kota, ada 3.928 KPM.

Kemudian daerah kedua adalah Kecamatan Glagah ada 2.151 KPM, lalu yang ketiga adalah Kecamatan Licin 2.102 KPM.

Daerah selanjutnya yaitu di Kecamatan Giri ada 1.575 KPM dan daerah yang kelima, atau daerah terakhir adalah kecamatan Kalipuro sebanyak 3.551 KPM.

Baca Juga: Ilmu Psikologi: Mantra untuk Kamu yang Tidak Lagi Percaya Diri, Coba Terapkan!

Sehingga total KPM yang hari ini dijadwalkan cair BPNT Rp 600 ribu adalah sebanyak 13.307.

Namun itu tidak menutup kemungkinan bila di wilayah lain juga ada yang terakhir pencairan khusus KPM BPNT murni non PKH.

Selain itu, terpantau juga sudah mulai dijadwalkan pencairan untuk KPM PKH plus BPNT.

Sehingga yang dicairkan bukan hanya BPNT tunai Rp 600 ribu melaikan juga bantuan PKH alokasi triwulan kedua yakni April-Juni 2024.

Baca Juga: 4 Kebiasaan yang Dimiliki oleh Orang yang Bahagia, Mana yang Sering Kamu Lakukan?

Namun untuk KPM PKH murni masih belum terpantau pada jadwal yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia.

Itu dia informasi seputar pencairan bansos Rp 600 ribu yang terakhir disalurukan pada lima daerah di Indonesia yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos.

Reporter Linda Wati
Editor Aris Abdulsalam