AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadhan sudah berada di penghujung hari.
Besok atau tepatnya Rabu 10 April 2024, umat Muslim akan merayakan Idul Fitri.
Banyak tempat digunakan untuk lokasi salat Idul Fitri. Mulai dari masjid, lapangan hingga gumuk pasir.
Tapi, apakah benar boleh salat Id di tanah lapang? Instagram @lensamu menjawabnya dan dilansir Ayojakarta.com Selasa 9 April 2024.
Jawabannya, tidak hanya boleh. Tapi bahkan sangat dianjurkan.
Dalam sebuah hadits dijelaskan, "Rasulullah SAW pada Hari Raya Idul Fitri dan juga Hari Raya Idul Adha, mereka keluar ke mushola".
Apa yang dimaksud dengan mushola? Sebagain ulama menjelaskan, mushola ini adalah tempat yang luas. Tempat yang lapang untuk mengerjakan shalat.
Sehingga dari sini jelas, bahwa Salat Idul Fitri maupun Idul Adha, dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dikerjakan di tanah lapang yang luas.
Tujuannya, agar bisa syiar Shalat Idul Fitri dan Idul Adha tersebar ke seluruh penjuru dunia.
Dan mayoritas masyarakat Indonesia memang mengerjakan shalat Idul Fitri maupun Idul Adha di tanah lapang.
Di tanah lapang juga bisa lebih banyak menampung jumlah jamaah.
Mengingat moment Idul Fitri banyak, saudara dari luar kota yang mudik.
Bahkan telah banyak bermunculan spanduk kalau di lapangan A atau lapangan B akan menyelenggarakan Salat Idul Fitri. Lengkap dengan nama Imam dan Khutbahnya.
Masyarakat juga disarankan datang dengan berjalan kaki. Dengan mengambil rute berbeda antara saat berangkat dan pulang.
Dengan berjalan kaki bersama sanak saudara dan tetangga, juga sekaligus ajang silaturahmi.
***