AYOJAKARTA.COM – Pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait tengah bersiap untuk pencairan bantuan sosial (bansos) tahap kedua tahun 2025.
Salah satunya pencairan untuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Hingga pertengahan April 2025, status pencairan bantuan sosial untuk tahap kedua masih belum aktif.
Baca Juga: Pemerintah Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan PKH dan BPNT Tahap Kedua Bulan Mei 2025
Hal ini terlihat dari aplikasi SIKS-NG, yang menunjukkan bahwa periode pencairan masih berada di tahap pertama, yaitu Januari–Maret 2025, dan belum diperbarui ke periode April–Juni 2025.
Namun, terdapat sejumlah indikator yang menunjukkan bahwa penyaluran tahap kedua kemungkinan besar akan segera dilakukan.
Tiga Tanda Pencairan Bansos Tahap 2 Akan Dimulai
1. Selesainya Survei Ground Check DTSN
Survei ground check yang dilakukan dalam rangka pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) telah resmi ditutup pada 20 April 2025.
Data hasil survei ini kini tengah diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) untuk dijadikan dasar dalam penyaluran bansos tahap kedua.
Hal ini menjadi salah satu sinyal kuat bahwa pencairan bantuan sosial akan segera berlangsung, seperti PKH dan BPNT.
Baca Juga: 1.967 CPNS Mengundurkan Diri Akibat Skema Optimalisasi Pemerintah, Kepala BKN Ungkap Fakta Baru
2. Masuknya Data Penelitian ke Sistem Pendamping Sosial
Pendamping sosial PKH kini mulai menerima data penelitian melalui akun Sistem Informasi Manajemen Sumberdaya Manusia Kesejahteraan Sosial (SIGSMA).
Data ini berisi daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum mencairkan bansos tahap pertama meskipun dana telah masuk ke rekening mereka.
Pendamping bertugas memverifikasi alasan mengapa dana belum ditarik, seperti kerusakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pindah domisili, atau meninggal dunia.
Baca Juga: KPM Wajib Simak! 5 Syarat Penting untuk Pencairan Bantuan PKH dan BPNT Tahap Kedua Tahun 2025
3. Pernyataan Menteri Sosial
Menteri Sosial menyampaikan bahwa pencairan bansos tahap kedua direncanakan akan dimulai pada awal Mei 2025.
Penyaluran kali ini akan berbasis data DTSEN yang telah diperbarui, bukan lagi data DTKS lama.
Ini menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan pembaruan sistem agar bantuan sosial dapat tepat sasaran.
Walau pencairan bantuan sosial diprediksi akan segera dimulai, masyarakat diimbau untuk tidak tergesa-gesa mengecek saldo KKS hingga akhir April.
Sementara itu, bagi KPM yang belum disurvei saat ground check, tidak perlu khawatir.
Karena jika bantuan tahap pertama telah cair sebelumnya, besar kemungkinan data KPM tetap akan masuk ke sistem DTSEN dan tetap berhak menerima bansos tahap kedua.***