AYOJAKARTA.COM - Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 2 DPR pada hari Selasa, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.967 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 telah mengundurkan diri.
Pengunduran diri ini merupakan dampak dari adanya skema optimalisasi yang diterapkan pemerintah.
Optimalisasi merupakan kebijakan pemerintah untuk menghindari formasi kosong, di mana CPNS yang tidak lolos di formasi yang dilamar ditawarkan untuk mengisi formasi di tempat lain.
Tidak semua CPNS menerima tawaran tersebut dengan berbagai alasan, seperti lokasi penempatan yang jauh dari domisili hingga penghasilan yang tidak sesuai dengan ekspektasi mereka.
"Ini kalau tidak ada optimalisasi berarti ada 16.000 formasi lebih yang akan kosong," ungkap Zudan dalam rapat tersebut.
Zudan lebih lanjut menjelaskan bahwa tanpa adanya skema optimalisasi, lebih dari 16.000 formasi CPNS akan kosong, yang dinilai akan memboroskan biaya pemerintah.
Melalui penerapan skema optimalisasi, formasi yang sebelumnya kosong berhasil terisi sebanyak 16.000 orang.
Baca Juga: Efek Domino iPhone 16, Harga iPhone 11 sampai iPhone 15 Pro Max Anjlok hingga 8 Juta
Meskipun kemudian terdapat 1.967 CPNS yang mengundurkan diri setelah mengetahui formasi penempatan mereka, angka ini hanya sekitar 12% dari total CPNS yang menjalani proses optimalisasi.
"Secara normatif kemudian setelah diisi dengan optimalisasi ada 1.967 yang mengundurkan diri, 12%. Alhamdulillah masih ada 88% yang tadinya kosong menjadi terisi," kata Zudan, mengungkapkan bahwa sebagian besar formasi yang tadinya diprediksi akan kosong kini terisi berkat skema optimalisasi.
Program optimalisasi ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dalam proses rekrutmen CPNS dan memastikan distribusi pegawai negeri yang lebih merata ke berbagai institusi dan daerah yang membutuhkan.
Baca Juga: KPM Wajib Simak! 5 Syarat Penting untuk Pencairan Bantuan PKH dan BPNT Tahap Kedua Tahun 2025
Meskipun terdapat konsekuensi berupa pengunduran diri sebagian CPNS, hasil akhir dari skema optimalisasi ini tetap dipandang positif karena mampu mengisi mayoritas formasi yang sebelumnya diprediksi akan kosong.
Kepala BKN menekankan bahwa dari potensi kekosongan sebanyak lebih dari 16.000 formasi, sekitar 88% berhasil terisi melalui mekanisme optimalisasi meskipun dengan adanya 1.967 CPNS yang memutuskan untuk mundur.
Ini menunjukkan bahwa kebijakan optimalisasi telah berhasil meminimalisir jumlah formasi kosong dalam rekrutmen CPNS tahun 2024, meskipun tidak semua calon abdi negara bersedia menerima penempatan alternatif yang ditawarkan.

Share this article
Sebanyak 1.967 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 telah mengundurkan diri, dampak dari adanya skema optimalisasi.