AYOJAKARTA.COM – Informasi seputar penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2024 bisa disimak dalam artikel ini.
Baru-baru ini ada keluarga penerima manfaat yang melaporkan bahwa di KKS-nya masuk saldo bantuan dengan nominal Rp500 ribu dan Rp900 ribu.
KPM tersebut menyampaikan bahwa bansos PKH tahap 2 alokasi bulan Maret-April 2024 sudah mulai cair, benarkah kabar tersebut?
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube DIARY BANSOS pada Jumat (22/3/2024), di grup media sosial ada anggota grup yang mengirimkan bukti adanya saldo yang masuk di KKS-nya.
Baca Juga: PT Freeport Indonesia Buka Loker Besar-besaran, Ada 16 Posisi untuk Lulusan SMA/SMK, D3 hingga S1
Di antaranya tanggal 20 Maret 2024 dari BSI dan diberikan caption ‘Alhamdulillah ada kabar gembira PKH tahap 2 beberapa daerah Bank BSI sudah cair secara bertahap’.
Foto yang beredar menunjukkan struk saldo terambil adalah Rp583.333 dilihat dari nominalnya maka tidak lain merupakan nominal bantuan PKH.
Lalu di tanggal 21 Maret 2023, ada KPM yang juga mengirimkan bukti berupa foto dan diberi keterangan ’struk pkh tahap 2 mulai bertebaran jawa barat Cirebon semoga cepat merata pencairannya’.
Foto yang dibagikan di grup memperlihatkan struk penarikan dari BNI dengan nominal Rp590 ribu dan yang kedua Rp920 ribu.
Baca Juga: Gak Punya Uang? Berikut 10 Ide Usaha Cuma Modal Skill
Jika dilihat dari jumlah nominalnya, maka tidak lain merupakan bantuan PKH.
Lantas apakah benar bansos PKH tahap 2 sudah mulai dicairkan?
Untuk mengetahui kebenaran apakah bansos PKH tahap 2 sudah mulai dicairkan atau belum maka bisa dilihat dari status di SIKS-NG.
Berdasarkan update status di SIKS-NG hari ini Jumat 22 Maret 2024, sudah muncul keterangan periode salur yaitu bulan Maret-April 2024.
Statusnya saat ini sudah masuk di final closing yang artinya nama-nama KPM yang nantinya akan ditetapkan sebagai penerima bantuan PKH tahap 2 yang disalurkan melalui KKS sudah muncul di SIKS-NG.
Ada sejumlah tahapan proses yang harus dilalui agar KPM bisa mendapatkan bantuan PKH.
Tahapan setelah final closing maka nanti akan dicek rekeningnya bermasalah atau tidak.
Jika tidak ada masalah maka keterangannya berhasil cek rekening.
Baca Juga: Sama-sama Psikologi, Inilah Perbedaan Psikologi Soshum dan Saintek, Kamu Mau Daftar yang Mana?
Jika sudah berhasil cek rekening, maka dari pihak Kementerian Sosial akan menerbitkan SPP (Surat Perintah Pembayaran) tetapi tidak akan terupdate di SIKS-NG.
Setelah SPP diterbitkan maka nanti akan diterbitkan lagi SPM (Surat Perintah Membayar) yang akan terupdate statusnya di SIKS-NG.
Setelah SPM diterbitkan maka nantinya Kemensos akan menerbitkan SP2D baru kemudian SI atau Standing Instruction.
Jika di SIKS-NG sudah terupdate SI maka tinggal menunggu beberapa saat dari pihak bank penyalur untuk topup atau mentransfer dana bantuan PKH ke rekening KKS masing-masing KPM.
Untuk saat ini keterangan SPM, SP2D, SI masih strip atau kosong semua.
Hal ini berarti dari pihak Kemensos belum menyalurkan bansos PKH.
Jadi dapat disimpulkan bahwa saldo bantuan PKH yang masuk ke KKS di tanggal 20 maupun 21 Maret 2024 bukan PKH tahap 2 melainkan pencairan PKH tahap 1 alokasi bulan Januari-Februari 2024 yang belum ditransaksikan para KPM.***