Sama-sama Psikologi, Inilah Perbedaan Psikologi Soshum dan Saintek, Kamu Mau Daftar yang Mana?

Illustrasi. Perbedaan Jurusan Psikologi Sanintek dan Soshum
Illustrasi. Perbedaan Jurusan Psikologi Sanintek dan Soshum

AYOJAKARTA.COM - Bagi kamu yang ingin mengambil jurusan kuliah Psikologi, ada hal penting yang perlu kamu ketahui nih.

Pasalnya jurusan kuliah Psikologi ini tidak hanya ada dalam rumpun Saintek, namun ada juga juga jurusan Psikologi yang ada dalam rumpun Soshum.

Meskipun sama-sama Psikologi, namun jurusan kuliah Psikologi yang ada dalam rumpun Saintek dan rumpun Soshum memiliki perbedaan yang signifikan.

Baca Juga: Menang Hasil Rekapitulasi KPU Pemilu 2024, Prabowo Subianto Tulis Pesan Terima Kasih dan Harapan

Agar calon mahasiswa baru yang ingin mengambil jurusan Psikologi tidak keliru, maka perlu mengetahui apa sih perbedaan antara Psikologi rumpun Saintek dan Psikologi rumpun Soshum.

Dikutip dari akun Instagram @pejuangkampus.co.id, berikut ini perbedaan antara Psikologi rumpun Saintek dan Psikologi rumpun Soshum.

1. Psikologi Soshum

Mahasiswa yang mengambil jurusan kuliah Psikologi Soshum nantinya akan mempelajari gejala sosial yang terjadi.

Sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia memang memasukkan jurusan kuliah Psikologi ke dalam rumpun Soshum.

Kampus atau universitas yang memasukkan jurusan kuliah ini ke dalam rumpun Soshum, nantinya akan menekankan pada pembelajaran mata kuliah sosial humaniora.

Meskipun begitu, mahasiswa masih akan tetap mempelajari ilmu sains juga akan tetapi tidak sedalam dan sedetail jurusan kuliah Psikologi rumpun Saintek.

Untuk mengambil jurusan kuliah Psikologi rumpun Soshum, kamu bisa memiliki beberapa kampus atau universitas berikut ini, UI, UNDIP, UGM, UNAIR, UB, UNJ, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universita Negeri Makassar, Universitas Udayana dan USU.

Baca Juga: Mujarab! 3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan, Perbanyak Doa di Waktu Ini Ya

2. Psikologi Saintek

Jurusan kuliah Psikologi rumpun Saintek ini mencakup ilmu pengetahuan dan praktis mengenai kepribadian, emosi, perilaku, cara berpikir, serta mental seseorang dilihat dari segi kesehatan.

Mahasiswa yang mengambil jurusan kuliah ini akan mempelajari materi ke arah biologi dan kimia namun tetap ada ilmu sosial dan humaniora.

Memilih jurusan kuliah Psikologi rumpun Saintek, nantinya mahasiswa akan mendapat mata kuliah yang berkaitan dengan biologi dan kimia, seperti neurologi, faal (tentang tubuh manusia), dan masih banyak lainnya.

Jika ingin mengambil jenjang S2 maupun S3 maka memiliki kajian penelitian yang lebih luas, yaitu klinis dewasa maupun klinis anak.

Adapun kampus atau universitas yang menyediakan jurusan kuliah Psikologi rumpun Saintek yaitu UNPAD, Universitas Andalas, UNSRI, UNS dan juga UNHAS.

Demikian informasi mengenai perbedaan jurusan Psikologi rumpun Saintek dan Soshum. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# soshum
# Saintek
# Psikologi
# jurusan kuliah

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.