Bisnis

Gagal Mengajukan KUR? 6 Tips agar Pengajuan KUR 2024 Diterima oleh BRI, Debitur Disarankan Miliki Rekening Bank Terkait

Oleh: Iit Lita Apriani Minggu 17 Mar 2024, 15:39 WIB
Ilustrasi pengajuan KUR BRI.

AYOJAKARTA.COM — Dalam perjalanan mengelola usaha atau merintis bisnis, seringkali membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan atau memperluas usaha.

Salah satu solusi yang banyak dicari adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh berbagai lembaga keuangan, termasuk Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pengajuan KUR untuk tahun 2024 di BRI mengalami sejumlah kendala yang menyebabkan tidak semua pengajuan bisa cair.

Faktor-faktor seperti tingkat non performing loan (NPL) yang tinggi dan limit plafon KUR yang terbatas menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para calon debitur.

Dikutip dari YouTube ENR Project Review, ada beberapa tips dan solusi yang dapat membantu kita mengatasi kendala dalam pengajuan KUR 2024 di BRI.

Baca Juga: Hati-hati saat Ajukan KUR BRI 2024, Pemilik 5 Jenis Usaha Ini Bakal Ditolak Gagal ACC Pinjamannya oleh Pihak Bank, Kenapa Ya?

1. Pilih Program KUR Mikro yang Sesuai

Pengajuan KUR Super Mikro atau KUR khusus nasabah baru dengan plafon hingga juta di BRI belum bisa disalurkan karena tingkat NPLmencapai lebih dari 5% secara nasional.

Jika layak menerima KUR, pilih program KUR Mikro dengan plafon minimal di atas Rp10.000.000 dengan jangka waktu maksimal 2 atau 3 tahun.

Baca Juga: Jangan Salah! Ini Perbedaan Pinjaman KUR BRI dan Kupedes BRI, Keunggulan, Bunga, dan Syarat Mengajukannya

2. Miliki Rekening Tabungan di BRI

Untuk mengajukan pinjaman ke BRI, baik KUR maupun Kupedes, harus memiliki tabungan atau rekening BRI terlebih dahulu.

Gunakan rekening tersebut untuk menyimpan hasil usaha, menabung, dan bertransaksi agar pihak BRI lebih yakin dengan analisa usaha debitur.

Baca Juga: KUR BRI 2024 Bisa Diajukan Untuk Pembiayaan Pendidikan Sekolah atau Membayar Biaya Kuliah? Ini Penjelasannya

3. Melunasi Pinjaman Konsumtif

Melunasi pinjaman konsumtif di bank atau lembaga lain sebelum mengajukan KUR 2024.

Cicilan tersebut akan dianggap mengurangi kemampuan bayar calon debitur, sehingga perlu diperhatikan untuk meningkatkan peluang diterimanya pengajuan KUR.

Baca Juga: Ingin Ajukan KUR Kecil Bank BRI? Persyaratan dan Jenis Lengkap di Sini

4. Gunakan KUR untuk Modal Usaha

Pastikan penggunaan KUR sesuai dengan ketentuan BRI, yaitu untuk modal kerja dan investasi usaha.

Hindari penggunaannya untuk keperluan konsumtif seperti pembelian tanah, biaya sekolah, atau pembelian kendaraan.

Baca Juga: Pengajuan KUR BRI 2024 Ditolak? Cek 6 Penyebab Gagalnya Pencairan Kredit Karena Tak Lolos Survei, BI Checking Termasuk?

5. Perhatikan Limit Plafon KUR

Jika limit plafon KUR sudah habis, naiklah kelas ke pinjaman Kupedes atau Kuprak.

Penggunaan nama pasangan untuk mengajukan KUR BRI tidak diperbolehkan, kecuali pinjaman KUR sebelumnya sudah dilunasi dan pasangan memiliki usaha UMKM produktif minimal 6 bulan.

Baca Juga: Diminati Nasabah di Pedesaan hingga ke Perkotaan, Kenali Lima Aturan Terbaru Pengajuan Pinjaman KUR BRI

6. Tunggu Update dari Pihak OJK

Jika pengajuan KUR sudah melalui semua proses namun belum menerima cairannya, tunggu update dari pihak OJK.

Keputusan diterima atau tidaknya pengajuan KUR tergantung pada mantri, kepala unit, dan manajer BRI di wilayah masing-masing.

Demikianlah beberapa tips agar pengajuan KUR 2024 dapat diterima oleh pihak BRI.***

Reporter Iit Lita Apriani
Editor Tedi Rukmana