AYOJAKARTA.COM - Masyarakat pemerina bantuan sosial program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bisa bernafas lega. Pemerintah mulai mencairkan bantuan tersebut kepada masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bagi KPM pemegang Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS)nya dikeluarkan oleh bank himbara, dalam hal ini BNI, BRI, Bank Mandiri dan BSI dapat mengambil langsung ke ATM terdekat.
Sedangkan pemegang KKS yang diterbitkan oleh PT Pos Indonesia, harus mengambil langsung ke Kantor Pos atau lokasi yang ditunjuk.
Baca Juga: 5 Hal yang Sulit untuk Dikendalikan, Kamu Pernah Berusaha Mencobanya? Segera Sadari Ini!
Lalu bagaimana jika KPM tidak dapat mengambil sendiri dengan sejumlah faktor? Atau tidak dapat datang di hari yang tertera di undangan?
Jangan khawatir. Seperti dilansir Ayojakarta.com dari channel YouTube Diary Bansos, pengambilan dapat diwakilkan.
Namun harus dengan beberapa syarat. Seperti tetap membawa surat undangan, KTP asli penerima dan pengambil.
Dan pastikan yang mengambil berada dalam satu KK dengan nama tertera sebagai penerima.
Sedangkan bagi yang tidak bisa mengambil di jadwal yang sudah ditentukan, PT Pos Indonesia biasanya memberikan kelonggaran kartu.
KPM dapat mengambil pada hari setelahnya di kantor pos terdekat. Dengan tetap membawa syarat-syaratnya.
Hal yang harus diperhatikan adalah, jangan sampai dananya tidak diambil. Sebab pasca penyaluran bansos akan ada rekonsiliasi.
Jika KPM tidak mengambil akan jadi catatan di Kemensos dan akan dipertimbangkan apakah akan dilanjutkan atau tidak.
Dalam artian, akan dicoret sebagai penerima atau tidak. Untuk itu pastikan KPM mengambil dana yang memang sudah menjadi haknya tersebut.
Jika sudah mengambil, dapat langsung dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
KPM dapat membelanjakan di semua warung. Tidak terbatas di warung tertentu saja.
Total ada 18,8 juta KPM terdata sebagai penerima bansos BPNT Kemensos. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 200 ribu perbulan.***