AYOJAKARTA.COM - Pemerintah pusat telah memastikan sejumlah bantuan sosial akan cair sebelum masuk bulan Ramadhan tahun 2024.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tentu sudah berharap, mengingat Ramadhan tinggal menghitung hari.
Dilansir Ayojakarta dari YouTube Diary Bansos, Selasa, 5 Maret 2024, dalam sistem informasi kesejahteraan sosial (SIKS-NG) statusnya diketahui telah berubah.
Status bansos BPNT dalam SIKS-NG telah berubah menjadi standing instruction (SI) untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2024 sebesar Rp 400 ribu.
Artinya, tinggal menunggu beberapa hari hingga saldo masuk ke pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI.
Status SI diterbitkan setelah adanya surat perintah pemindahbukuan dari rekening pemberi bantuan ke rekening KPM yang diterbitkan Kemensos ditujukan ke penyalur. Bank dan PT Pos Indonesia.
Baca Juga: 7 Kota Termahal di Dunia, Ada yang dari Negara Tetangga Indonesia
Lalu butuh berapa hari setelah stasiun SI hingga akhirnya masuk ke KKS? Tidak dapat diprediksi.
Karena sampai saat ini status SIKS-NG pendamping dan desa belum muncul kapan periode penyalurannya. Termasuk jenis bansos apa.
Sedangkan untuk bansos Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2 alokasi Maret April sudah proses dari Kemensos. Termasuk KKS juga sudah diproses.
Baca Juga: 7 Kota Termahal di Dunia, Ada yang dari Negara Tetangga Indonesia
Ini dibuktikan dengan munculnya periode salur di akun SIK-NG pendampin. Hanya saja belum semua pendamping. Baru di sebagian saja.
Dijelaskan juga, jika tidak semua KPM menerima PKH periode Maret April ini. Karena sudah dinyatakan tidak layak.
Seperti sudah meninggal dunia, data tidak ditemukan, dinilai sudah sejahtera, sudah mendapatkan upah atau gaji diatas UMK dan yang lain.
Untuk nominal PKH alokasi dua bulan khusus KKS tidak sama. Disesuaikan dengan kategori.
Untuk SD 1 sebesar Rp 150 ribu. SMP, Rp 250 ribu dan SMA Rp 333 ribu. Difabel dan lansia Rp 400 ribu, ibu hamil dan balita Rp 500 ribu.
Baca Juga: Cek Bansos BPNT 2024 dari Kemensos Melalui cekbansos.kemensos.go.id Bukan dari bpnt.kemensos.go.id
Nominal berbeda jika penyalurannya melalui PT Pos Indonesia karena langsung tiga bulan.***