Info KJP Plus Maret 2024 Fix Cair untuk 656 Ribu Siswa SD-SMA di Tanggal Ini, Cek Cara Pencairan Bagi Penerima Baru

Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus) tahap 2 tahun 2023 dikabarkan cair untuk periode salur bulan Maret 2024.
Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus) tahap 2 tahun 2023 dikabarkan cair untuk periode salur bulan Maret 2024.

AYOJAKARTA.COM — Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus) tahap 2 tahun 2023 cair untuk periode salur bulan Maret 2024.

Pencairan bansos KJP Plus periode salur Maret 2024 diberikan bagi siswa jenjang SD, SMP, SMA/SMK/Sederajat khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta, dan masuk dalam kategori sebagai keluarga tidak mampu atau rentan miskin.

Pencairan KJP Plus tahap 2 tahun 2023 untuk periode salur Maret 2024 akhirnya dicairkan di minggu pertama bulan Maret 2024.

Bansos KJP Plus merupakan salah satu program bantuan pendidikan berasal dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang rutin diberikan setiap tahunnya.

Program KJP Plus ini disalurkan kepada siswa-siswi kelas berjalan mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK/Sederajat sebagai upaya untuk memberikan subsidi biaya pendidikan, untuk peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Baca Juga: Alhamdulillah Akhirnya KJP Plus Tahap II Cair Mulai 4 Maret 2024, Ini Besaran dan Cara Ceknya

Selain itu, bansos akses pendidikan ini diberikan untuk membantu siswa untuk menyelesaikan pendidikan formal hingga 12 tahun atau jenjang SMA/SMK/Sederajat.

KJP Plus ini diberikan kepada siswa siswi sekolah mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas dan kejuruan sederajat di wilayah Provinsi DKI Jakarta, serta wajib terdaftar ke dalam DTKS Kemensos atau DTKS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

KJP Plus diberikan dalam bentuk uang non tunai yang dicairkan melalui rekening Bank DKI, dan dapat ditarik tunaikan sesuai nominal jenjang yang didapatkan.

Berikut rincian dana KJP Plus yang diberikan kepada siswa penerima:

1. SD/SDLB/MI

-  Subsidi uang SPP: Rp130 ribu per bulan
-  Biaya personal: Total Rp250 ribu per bulan (biaya rutin Rp135 ribu dan biaya berkala Rp115ribu)

2. SMP/SMPLB/MTs

- Subsidi uang SPP: Rp170 ribu per bulan
- Biaya personal: Total Rp300 ribu per bulan (biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu)

3. SMA/SMALB/MA

-  Subsidi uang SPP: Rp290 ribu per bulan
-  Biaya personal: Total Rp420 ribu per bulan biaya (biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu)

4. SMK

- Subsidi uang SPP: Rp240 ribu per bulan
- Biaya personal: Total Rp450 ribu (biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu).

5. Peserta PKBM

- Biaya personal meliputi biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu.

Baca Juga: Besaran Dana KJP Plus Maret 2024 yang Bisa Ditarik Tunai, Siswa Wajib Tahu!

Untuk pencairan biaya rutin ini hanya bisa digunakan secara tunai maksimal Rp100 ribu setiap bulannya.

Sedangkan, untuk sisa dari biaya rutin dan berkala dapat digunakan secara non tunai setiap bulannya untuk dibelikan kebutuhan siswa.

Pencairan dana bantuan KJP Plus ini melalui mesin ATM Bank DKI, atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.

Kartu KJP Plus ini juga dapat digunakan untuk berbelanja secara non tunai dengan cara tapping pada mesin EDC Bank DKI, atau memakai digital payment JakOne Mobile siswa penerima KJP.

Akan tetapi, dana KJP Plus hanya dapat digunakan di toko resmi KJP Plus atau merchant yang sudah bekerja sama dengan Bank DKI.

Setelah menunggu karena pencairan KJP Plus periode salur Maret ini lebih lama dibandingkan tahun lalu pada tanggal 1 Maret 2023, akhirnya dana KJP Plus disalurkan pada hari Senin, 4 Maret 2024.

Baca Juga: KJP Plus Bulan Maret 2024 Kapan Cair? Cek Kriteria yang Diperlukan agar Bantuan Bisa Dicairkan!

Dana KJP Plus Periode salur Maret ini diberikan kepada 656.390 peserta didik mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK/Sederajat dan PKBM.

Dengan rincian, sebagai berikut:

- Penerima KJP Plus untuk jenjang SD Sederajat sebanyak 298.989 siswa
- Penerima KJP Plus untuk jenjang SMP Sederajat sebanyak 185.639 siswa
- Penerima KJP Plus untuk jenjang SMA Sederajat sebanyak 63.897 siswa
- Penerima KJP Plus untuk jenjang SMK sebanyak 105.982 siswa
- Penerima KJP Plus untuk PKBM sebanyak 1.883 siswa

Bagi penerima baru, jika ingin melakukan pencairan dana KJP Plus periode salur Maret 2024 maka dapat melakukan beberapa langkah sebagai berikut:

1. Membuka rekening bank DKI jika belum memiliki rekening untuk pencairan dana KJP Plus.

Pembukaan rekening bisa secara online ke cabang bank DKI terdekat dengan persyaratan mengisi formulir pembukaan rekening dan melampirkan beberapa kelengkapan, antara lain:
- KTP orang tua wali (untuk siswa SD, SMP, sederajat)
- Kartu Pelajar (untuk siswa SMA, SMK, Sederajat)
- Kartu Keluarga/KIA asli dan fotokopi
- NPWP (Jika tidak memiliki, maka menggunakan Surat Keterangan tidak memiliki NPWP)
- Surat keterangan dari sekolah yang berisi bahwa mengambil dana KJP Plus adalah orang tua/wali dari siswa penerima KJP Plus

Pembukaan rekening juga bisa melalui aplikasi JakOne Mobile melalui ponsel dengan men-download aplikasi via AppStore atau Play Store.

2. Jika sudah berhasil membuat rekening, lalu cetak buku rekening Bank DKI dan ATM.

3. Setelah selesai pembuatan rekening dan aktivasi ATM maka customer service Bank DKI akan menyerahkan buku rekening dan ATM.

4. Jika ingin mencairkan, maka pihak Teller Bank DKI akan memindah bukukan dana bansos KJP Plus periode salur Maret ke rekening penerima, sehingga dana bisa dicairkan baik secara langsung melalui teller atau bisa ke ATM Bank DKI terdekat.

5. Jika ingin mengambil dana KJP Plus melakui mesin ATM, maka lakukan aktivasi ATM melalui Mesin ATM Bank DKI. Jika berhasil maka dana bisa ditarik tunaikan sesuai nominal per jenjang pendidikan.

Baca Juga: KJP Plus Bulan Maret 2024 Kapan Cair? Cek Kriteria yang Diperlukan agar Bantuan Bisa Dicairkan!

Oleh karena itu, bagi KPM siswa yang ingin mengetahui dan mengecek daftar penerima dan status pencairan dana bansos KJP Plus tahap 2 tahun 2023 untuk periode salur bulan Maret 2024 ini, dapat mengakses dan memantau secara berkala status penerima dan pencairan di https://kjp.jakarta.go.id/.

Atau, bisa memantau informasi terbaru dari situs resmi Pusat Pelayanan Pendanaan dan Operasional Pendidikan (P4OP) Provinsi DKI Jakarta atau akun Instagram resmi @upt.p4op. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Siswa
# cair
# cair
# kjp plus

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.