Bisnis

Bagaimana Nasib PIP Usai Terkena Efisiensi Anggaran? Berikut Jawaban dari Kemendikdasmen

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Senin 17 Feb 2025, 10:57 WIB
Bagaimana Nasib PIP Usai Terkena Efisiensi Anggaran?

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan jawaban soal nasib dari Program Indonesia Pintar (PIP).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Abdul Mu'ti, memastikan efisiensi anggaran tidak berpengaruh kepada program prioritas pendidikan.

Sebelumnya, beredar isu yang menyebutkan bahwa pemangkasan anggaran di Kemendikdasmen dapat mempengaruhi sejumlah program mereka.

Adapun beberapa program yang diisukan terkena dampak efisiensi anggaran, seperti PIP, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta tunjangan sertifikasi guru.

Baca Juga: KJP yang Dibatalkan Apakah Masih Bisa Dapat Bantuan Lagi atau Tidak? Ini Beberapa Hal yang Jadi Bahan Pertimbangan

Mandikdasmen menyatakan bahwa anggaran di kementeriannya sudah dihitung, dengan menghilangkan kegiatan yang sifatnya operasional saja.

"Kami nggak pakai istilah pemangkasan, tapi penyesuaian atau efisiensi. Yang diefisiensikan adalah kegiatan operasional," kata Abdul Mu'ti pada, Kamis (13/2/2025).

Selain program, pihaknya juga akan memastikan bahwa gaji dan tunjangan untuk guru maupun pegawai Kemendikdasmen tidak akan terdampak.

"Langkah ini tetap memperhatikan keberlangsungan program pendidikan serta kesejahteraan tenaga pendidik," lanjutnya.

Baca Juga: Cair di 4 Bank Penyalur! Update Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 di Kartu KKS Mandiri, BRI, BNI dan BSI per 15 Februari 2025

Ia juga menjelaskan bahwa efisiensi operasional dilakukan tanpa mengganggu layanan pada unit utama dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di daerah.

Nasib PIP Usai Terkena Efisiensi Anggaran

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menjelaskan nasib Program Indonesia Pintar usai adanya efisiensi anggaran.

Ia menjelaskan bahwa PIP terkena blokir dana efisiensi sebesar Rp 53,9 miliar, sehingga anggaran total yang tersedia saat ini sebesar Rp 9,618 triliun.

Meski begitu, pihaknya tetap menuliskan anggaran yang diberikan untuk program ini adalah Rp 9,6 triliun untuk 17,9 juta siswa penerima.

Selain itu, Suharti juga menyebut bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saat ini tengah membahas penambahan anggaran sekitar Rp 3,8 hingga Rp 3,9 triliun.

Penambahan anggaran ini dilakukan supaya target penerima bantuan Program indonesia Pintar masih sama seperti tahun 2024 lalu.

Baca Juga: Terpantau Bansos PKH dan BPNT Cair Lebih Awal di BRI dan BNI, KPM Segera Cek Saldo di KKS

Selain itu, ternyata masih ada 666 ribu siswa SMA atau sederajat yang masih menerima dana PIP sebesar Rp 1 juta, padahal seharusnya Rp 1,8 juta.

Jadi, dapat dipastikan bantuan PIP Kemendikdasmen 2025 tidak terdampak efisiensi anggaran dan masih menetapkan target yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni 17,9 juta penerima dengan anggaran Rp 9,672 triliun.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Desi Kris