CIBINONG, AYOJAKARTA.COM -- Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menyiapkan rencana pemerintah pusat untuk melakukan uji klinis vaksin COVID-19 produksi Sinovac, Tiongkok.
Menurutnya, beberapa wilayah menjadi perhatian khusus di Jabar terutama Bodebek, sehingga ketika ada kesulitan, dapat langsung berkoordinasi dengan pusat.
AYO BACA : Update Covid-19 Kota Bogor, 61 Pasien Sembuh dan 16 Kasus Positif (Kamis 15 Oktober)
Dari total jumlah penduduk 6 juta jiwa, Pemkab Bogor harus menyerahkan data sebanyak 1,2 juta jiwa sebagai calon penerima vaksin tahap pertama
"Vaksin tersebut diutamakan untuk orang-orang yang sering kontak dengan orang lain," ujar Ade
AYO BACA : Kabupaten Bogor Catat 42 Kasus Positif Covid-19
Mereka yang jadi prioritas seperti tenaga kesehatan, Aparatur Sipil Negara (ASN), Pelayan Publik,TNI-Polri, jurnalis hingga ke RT/RW akan dicatat sebagai penerima vaksin.
Meski sudah diintruksikan untuk pendataan, tetapi Pemkab Bogor belum mendapatkan jadwal pelaksanaan vaksin hingga tempat kegiatannya.
"Sementara kita baru diminta untuk mendata," katanya.
AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Pemkab Bekasi Tunggu Arahan Pemerintah Pusat Terkait Uji Coba