BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM – Kapolda Jabar Irjen Pol, Rudy Sufahriadi mengatakan jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bogor sudah turun dibandingkan hari Senin.
"Hari Senin bisa 10.000 penumpang akan tetapi hari Rabu ini bisa 7.000 sampai dengan 8.000 penumpang," ujar Rudy.
Kapolda mengatakan pihaknya sengaja meninjau langsung Stasiun Bogor untuk memastikan penerapan PSBB transisi berjalan dengan baik pada moda angkutan umum kereta api.
"Kita memastikan aturan berjalan dengan pemberlakuan protokol kesehatan seperti pencegahan kerumunan orang atau menjaga jarak dalam antrian dengan menggunakan marka," katanya.
AYO BACA : Cegah Tumpukan Penumpang KRL, Wali Kota Bogor Desak Kantor di Jakarta Berlakukan Shifting
Dia juga menyampaikan bahwa PSBB Jabar sudah berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.
"Tidak ada lagi zona merah di Jabar, semoga Jabar menjadi wilayah berzona biru dan cepat terhindar dari Covid-19," katanya.
Sementar itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang mendampingi Kapolda Jabar Irjen Pol, Rudy Sufahriadi, meminta Pemprov DKI Jakarta agar mengatur pembagian jadwal jam kerja bagi karyawan yang beraktivitas di Jakarta, agar tidak terjadi penumpukan di stasiun kereta.
"Aparatur terkait pun telah mengerahkan layanan bis gratis dari BPTJ untuk mengurai kepadatan penumpang yang akan bekerja di Ibu Kota Jakarta," kata Bima.