BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan sebaran virus corona di Kabupaten Bogor diprediksi akan terus meningkat jika tak ada upaya dari masyarakat untuk ikut serta mencegah.
"Kemungkinan ini akan semakin meningkat, ini kita prediksikan semakin meningkat selama belum adanya kesadaran dari masyarakat sendiri untuk mengisolasi diri atau untuk tinggal di rumah," ujar Ade dalam video konferensi pers, Kamis (2/4/2020).
AYO BACA : Bima Arya Ceritakan Masa Jalani Isolasi Covid-19
Dia mengatakan dalam dua pekan belakang terlihat tidak sepenuhnya masyarakat melaksanakan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah jika tidak mendesak.
"Beberapa hari ini, 14 hari kemarin pun tidak seluruhnya mau mendengarkan imbauan pemerintah, diperpanjang juga masih ada aja yang keluar rumah sehingga ini kemungkinan akan terus naik susah kita untuk menghentikan ketika belum ada kesadaran dari masyarakat," katanya.
AYO BACA : Sebar Hoaks Pembunuhan Massal Berkedok Covid-19, Pria di Bogor Dibekuk Polisi
Oleh sebab itu dibutuhkan peran serta seluruh warga untuk ikut mencegah penyebaran pandemi Covid-19 dengan cara waspada, tetap di rumah, jaga jarak dan menerapkan pola hidup sehat.
Ade mengatakan terkait penanganan Covid-19 dirinya telah meningkatkan status Kabupaten Bogor menjadi tanggap darurat bencana non-alam. Dengan status tersebut semua pihak akan bahu membahu untuk mencegah penyebaran.
"Tentunya ini harus kerjasama semua aparat, semua harus sinergi, kolaborasi sampai tingkat kelurahan ke desa, RT dan RW, kita perlu RT RW melakukan pengetatan tamu atau pengunjug yang datang ke desa bahkan kepala desa harus menyiapakan kesatuan siaga corona sehingga siapapun yang datang itu harus dipantau darimana datangnya sehat atau tidak kalau tidak sehat tentunya ini statusnya jadi ODP dan semua masyarakat harus menjaga dirinya masing-masing dan menjaga orang lain agar tidak terpapar yang masuk dari mana saja dan kapan saja," katanya.
AYO BACA : Puluhan Ribu Mahasiswa Kesehatan Siap Diterjunkan Membantu Penanganan Covid-19