AYOJAKARTA.COM - Putra Jokowi Kaesang Pangarep diketahui akan terjun ke dunia politik mengikuti jejak sang ayah dan kakaknya.
Kaesang Pangarep dikonfirmasi akan maju di Pilkada Depok 2024 mendadak.
Kaesang Pangarep mencalonkan sebagai Wali Kota Depok.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Ngebet Jadi Orang Nomor 1 Depok, PDIP Ngaku Belum Buka Obrolan, Kok Bisa?
Namun, jalan Kaesang Pangarep untuk jadi Wali Kota Depok rupanya tak bisa berjalan mulus.
Sebab, rival Kaesang di Pilkada kali ini bukan orang biasa.
Rival Kaesang yang dimaksud adalah Gamal Albinsaid.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Hadapi Pesan Menohok dari Wali Kota Depok: Jangan Coba-coba...
Gamal Albinsaid sendiri telah menjadi salah satu calon Wali Kota Depok yang diusung PKS.
Dilansir AyoJakarta.com dari Republika, selain Gamal, dua nama lainnya adalah Imam Budi Hartono dan Mohammad Kholid.
Jika Imam adalah ketua DPD PKS Kota Depok sekaligus wakil wali kota Depok saat ini maka Kholid adalah juru bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS serta calon anggota legislatif (caleg) DPR.
Baca Juga: Akui Fans Garis Keras, Kaesang Pangarep ke Korsel Pakai Kaos Gambar Prabowo Subianto
Adapun Gamal saat ini menjabat ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS serta caleg DPR.
Nantinya, dari tiga nama kandidat itu akan dikerucutkan menjadi satu nama. "Dari tiga nama ini kita kerucutkan untuk menjadi satu nama yang kita usulkan ke DPW," kata Ketua Tim Penjaringan DPD PKS Kota Depok, Hermanto Setiawan kepada wartawan di Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (5/7/2023).
Hanya saja, dari tiga nama yang disebut PKS, ternyata respons publik, termasuk warganet terhadap nama Gamal paling positif.
Di berbagai kanal media sosial (medsos), ia disebut-sebut sebagai calon paling berkualitas untuk memimpin Kota Depok pada 2024-2029.
Jika dihadapkan dengan Kaesang, Gamal diyakini memiliki keunggulan lebih dibanding lawannya.
Gamal yang berlatar belakang pendidikan kedokteran Universitas Brawijaya (UB) lahir di Kota Malang, 8 September 1989. Dia dikenal sebagai seorang inovator di bidang kesehatan.
Berbagai program dan inovasi dibuat dan diluncurkannya, termasuk sistem berobat menggunakan sampah. Sehingga warga miskin bisa berobat di Klinik Asuransi Sampah yang dirintisnya.
Berkat terobosan yang dilakukannya, Gamal menorehkan berbagai penghargaan nasional dan internasional.
Gamal pernah menjadi Tokoh Perubahan Republika 2013 hingga Anugerah Karya Inspiratif 2011 dari Menteri Riset dan Teknologi (Menristek).
Penghargaan paling fenomenal tentunya ketika Gamal mendapat kesempatan diundang untuk menghadiri acara dengan Pangeran Charles di Istana Buckingham, Inggris pada 2014.
Kini Charles sudah menjadi raja Inggris menggantikan Ratu Elizabeth II yang mangkat pada 2022.
Selain itu, Gamal juga pernah diundang bersama tokoh muda dari berbagai belahan dunia untuk berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi pada 2017.
Baca Juga: Berasa Jadi Bestie, Erina Gudono Ingatkan Wartawan Terkait Berita Kaesang Pangarep tentang Hal Ini
Dia diberi kesempatan menjelaskan inovasi warga miskin bisa berobat dengan memanfaatkan aplikasi untuk konsultasi ke dokter dengan membayar dengan sampah.
Ditanya rahasia sukses dalam pencapaian hidupnya, Gamal tidak segan membocorkannya.
Dia mengaku, berterima kasih kepada orang tua yang telah mendoakannya hingga bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang.
Dia menyebut doa orang tua pembuka jalan kesuksesannya.
"Cinta dan syukur saya ucapkan kepada Allah SWT. Tidak ada yang lebih berhak mendapat ucapan selamat, selain kedua orang tua. Semoga Allah memberi kesempatan saya berbakti kepada orang tua. Boleh jadi keberhasilan kita bukan ketangguhan kita, tapi berkat doa orang tua kita," kata Gamal saat menerima Penganugerahan Tokoh Perubahan Republika 2013 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2014).***