AYOJAKARTA.COM -- Kaesang Pangarep yang akan mencalonkan diri menjadi Wali Kota Depok ternyata tidak mendapatkan jalan yang mulus.
Meskipun Kaesang Pangarep sudah mendapat restu dari keluarganya termasuk Presiden Joko Widodo. Namun ia mendapatkan pesan menohok dari Wali Kota Depok Petahana Mohammad Idris.
Niat Kaesang Pangarep untuk menjadi Wali Kota Depok cukup mengejutkan karena diketahui bahwa putra bungsu Jokowi ini berasal dari Kota Solo.
Baca Juga: 5 Jawaban dan Balasan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2023
Petahana Mohammad Idris sudah menjabat sebagai Wali Kota Depok sejak 26 Februari 2021. Masa jabatan Mohammad Idris adalah 5 tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan.
Maka dari itu jika Mohammad Idris akan kembali mencalonkan diri untuk menjadi Wali Kota Depok, Kaesang Pangarep akan menjadi saingan politiknya.
Kaesang Pangarep akan mengikuti jejak kakaknya, Gibran Rakabuming Raka yang saat ini menjadi Wali Kota Solo.
Saat ini Kaesang Pangarep sudah mengantongi dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mencalonkan diri menjadi Wali Kota Depok.
Baca Juga: Dear Nasabah BCA, Transfer Online via Mobile hingga ATM Berubah dari Rp0 Jadi Rp6.500
Dilansir AyoJakarta.com dari laman suara.com (29/6/2023), pada Jumat (23/6/2023), Mohammad Idris sempat menyampaikan pesan yang cukup menohok kepada Kaesang Pangarep.
Karena ini pertama kalinya Kaesang Pangarep terjun ke dunia politik, maka Mohammad Idris mengingatkan untuk tidak coba-coba mencalonkan diri menjadi Wali Kota Depok jika tidak mengetahui bentuk bagaimana karakter masyarakatnya.
Karena Kaesang Pangarep sendiri tidak berasal dari Depok dan juga tidak tinggal di Depok maka dari itu Mohammad Idris memberikan pesan tersebut.
Mohammad Idris juga mengingatkan bahwa karakteristik yang dimiliki warga Depok akan berbeda dengan karakteristik warga Jawa.
Karena Depok merupakan kota yang dikelilingi oleh lima kota metropolitan, meskipun terdapat banyak orang yang berasal dari Jawa tinggal di Depok tetapi orang-orang tersebut sudah banyak beradaptasi.
“Warga Depok merupakan masyarakat kota yang dikelilingi lima kota metropolitan sekaligus. Jadi kriteria pertama yang saya tawarkan jangan coba-coba jadi calon Wali Kota di Kota Depok kalau belum memahami tentang karakter Depok,” ujar Mohammad Idris.
“Beda Betawi sini sama Jawa, orang Jawa di Depok sudah banyak berinteraksi dengan masyarakat urban,” lanjutnya.***

Share this article
Kaesang Pangarep yang akan mecalonkan diri menjadi Wali Kota Depok ternyata tidak mendapatkan jalan yang mulus.