Ekonomi

Jelang Agenda KTT G20 di Bali, 12 Bandara Ini Akan Beroperasi 24 Jam Layani Tamu Delegasi

Oleh: Christy Ayu Saputri Minggu 13 Nov 2022, 18:18 WIB
Jelang Agenda KTT G20 di Bali, 12 Bandara Ini Akan Beroperasi 24 Jam Layani Tamu Delegasi

AYOJAKARTA.COM - Jelang agenda KTT G20 tahun 2022 yang akan segera digelar pada 15-16 November di Bali, layanan 12 bandara ini akan siap beroperasi selama 24 jam.

KTT G20 merupakan forum utama kerjasama internasional antar negara yang terdiri dari Amerika Serikat (AS), Australia, Argentina, Brasil, China, Kanada, Uni Eropa, Jerman, Perancis, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Arab Saudi, Rusia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki dan Inggris.

Oleh karena itu demi menyambut berjalannya agenda tersebut, 12 bandara ini siap beroperasi 24 jam sebagai transportasi para perwakilan tamu delegasi KTT G20 yang akan segera tiba.

Diketahui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali akan menjadi pintu masuk utama bagi para tamu dan delegasi KTT G20.

Sementara itu, 11 bandara lainnya akan ditugasi dalam membantu menjadi penopang apabila terjadi kepadatan operasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Juga: Terungkap! Inilah Alasan Pengadilan Tunda Sidang Kasus Ferdy Sambo, Terkait KTT G20 di Bali

Berdasarkan Informasi yang didapatkan Ayojakarta.com dari Lombokinsider.com pada Minggu (13/11/2022), bahwa 12 Bandara yang siap beroperasi 24 jam itu adalah sebagai berikut:

1. Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali

2. Bandar Udara Zainuddin Abdul Madjid, Lombok

3. Bandar Udara Juanda, Surabaya
4. Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar

5. Bandar Udara Syamsuddin Noor, Banjarmasin

6. Bandar Udara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo

7. Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan

8. Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani, Semarang

9. Bandar Udara Adi Soemarmo, Solo

10. Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang

11. Bandar Udara Banyuwangi

12. Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Baca Juga: CEK FAKTA: Sidang Ferdy Sambo Pekan Ditunda Gegara KTT G20 atau Mau Dievaluasi?

Indonesia diketahui ditunjuk menjadi tuan rumah dalam agenda KTT G20 selama satu tahun penuh sejak 1 Desember 2021 hingga November 2022.

Agenda tersebut menjadi hajat paling penting bagi bangsa Indonesia selaku tuan rumah.

KTT G20 dibentuk pada tahun 1990 yang merupakan forum penting dalam kerja sama multilateral antar negara yang terdiri dari 19 negara utama dan satu lembaga negara Uni Eropa.

Biasanya forum tersebut membahas mengenai permasalahan perekonomian secara global.

Seperti diketahui, pandemi covid-19 adalah salah satu peristiwa global yang berpengaruh besar dalam sektor perekonomian dunia.

Oleh karenanya, dalam pembahasan KTT G20 kali ini diharapkan mampu memecahkan permasalahan dan membantu menghasilkan sebuah solusi terhadap krisis perekonomian yang menimpa beberapa negara.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Fathul Amanah