AYOJAKARTA.COM - Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Jakarta tahun ini dipastikan tidak terlalu memberatkan warga.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kenaikan PBB hanya berkisar 5–10 persen, sehingga masyarakat diminta tidak khawatir.
Menurutnya, bahkan ada sektor yang justru tarifnya diturunkan demi meringankan beban warga. Pramono menegaskan transparansi menjadi kunci agar proses penetapan PBB berjalan lancar dan warga tertib membayar.
Baca Juga: PBB Jakarta Naik Bikin Pusing? Begini Cara Mengajukan Pengurangan PBB-P2 Untuk Pribadi
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan keringanan berupa pembebasan PBB bagi rumah dengan NJOP di bawah Rp2 miliar.
Kebijakan serupa berlaku untuk apartemen dengan NJOP di bawah Rp650 juta yang dikenakan tarif 0 persen.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi beban pajak di tengah biaya hidup yang terus meningkat.
Selain itu, kemudahan akses pembayaran menjadi prioritas agar warga bisa melunasi PBB tepat waktu. Kini, pengecekan tagihan dan pembayaran PBB dapat dilakukan secara online tanpa perlu ke kantor pajak.
Baca Juga: PBB DKI Jakarta Naik 5-10 Persen, Intip Contoh Simulasi Perhitungan Nominalnya
Layanan digital ini hadir untuk memberikan kenyamanan dan menghemat waktu. Dengan hanya bermodalkan HP atau laptop, seluruh informasi PBB bisa diakses real-time dari rumah.
Cara Cek Tagihan PBB Online 2025 Lewat HP atau Laptop
Pengecekan PBB kini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui situs resmi pajak daerah. Pertama, buka browser seperti Google Chrome atau Safari di HP maupun laptop Anda.
Kedua, ketik kata kunci seperti cek PBB online Jakarta atau sesuai domisili Anda di kolom pencarian. Ketiga, pilih link resmi dari Bapenda atau situs pemerintah daerah. Keempat, masukkan Nomor Objek Pajak (NOP) yang tertera di SPPT PBB Anda.
Baca Juga: Pramono Anung Sebut Kenaikan PBB di Jakarta Kecil Sekali, Tapi Kok Bisa Naik Sih? Ini Penjelasannya
Terakhir, klik tombol “Cari” atau “Submit” untuk melihat hasil. Informasi yang akan muncul meliputi nama pemilik, alamat objek pajak, nominal tagihan, status pembayaran, tunggakan, hingga riwayat pembayaran.
Kenapa Penting Mengecek dan Membayar PBB Tepat Waktu?
Mengecek PBB secara rutin membantu menghindari denda akibat keterlambatan pembayaran. Anda juga dapat memastikan bahwa pembayaran melalui pihak ketiga telah tercatat di sistem.
Selain itu, pengecekan ini memberi kepastian nominal tagihan terbaru sehingga Anda bisa mempersiapkan dana tepat waktu.
Baca Juga: Siapa Itu Lee Ji Hoon, Aktor Korea yang Sedang Viral Gara-gara Kasus KDRT?
Dengan layanan digital yang praktis, proses ini bisa dilakukan 24 jam penuh. Pembayaran pun kini dapat dilakukan secara online melalui transfer bank, mobile banking, atau e-commerce mitra resmi.
Dengan begitu, kewajiban pajak terpenuhi tanpa perlu antre, dan warga Jakarta bisa tetap tenang menghadapi penyesuaian tarif PBB yang relatif kecil.***