AYOJAKARTA.COM - Kabar baik bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Per 3 November 2025, pencairan bantuan sosial melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mulai terpantau masuk, terutama bagi pemilik kartu KKS bank BNI.
Pendamping sosial Lutfi Ashari melalui kanal YouTube Diary Bansos menjelaskan, pencairan saat ini didominasi oleh bantuan tunai tambahan dari pemerintah berupa BLT Kesra.
“Per hari ini berdasarkan pantauan kami yang ramai masuk saldonya untuk di Bank BNI. Jadi ini pun yang masuk adalah BLT Kesra Rp900.000,” ujarnya.
Sementara itu, KKS dari bank lain seperti BRI, BSI, dan Mandiri masih minim aktivitas saldo masuk. Lutfi berharap bantuan lain seperti PKH dan BPNT tahap keempat segera menyusul secara merata.
Lutfi menegaskan pentingnya KPM menjaga kartu KKS-nya. “Kartu KKS itu wajib disimpan, dipegang sendiri. Tidak boleh ada pengkondisian diambil di satu titik oleh pihak tertentu,” tegasnya.
KPM juga dianjurkan rajin mengecek saldo melalui ATM, agen bank, atau layanan mobile banking seperti BNI Mobile. Lutfi mengingatkan kelebihan masing-masing metode:
- Di ATM: tidak ada biaya admin, tapi pecahan kecil (Rp25.000/Rp75.000) tidak bisa dicairkan
- Di agen bank: pecahan bisa dicairkan, tetapi ada biaya administrasi
Baca Juga: DKI Jakarta Waspada Cuaca Ekstrem hingga 6 November 2025, BPBD Minta Warga Pesisir Siaga Banjir Rob
Sebanyak 18,27 juta KPM di desil 1–4 berkesempatan menerima banyak manfaat sekaligus, mulai dari BPNT, PKH, penebalan BPNT, hingga bantuan beras 20 kg, minyak goreng, dan BLT Kesra Rp900 ribu.
Lutfi mengingatkan agar tidak menyalahgunakan bantuan. “Jangan berbangga karena itu bantuan stimulus. Berbanggalah apabila sudah graduasi dari penerima bantuan karena sudah sejahtera,” jelasnya.
Update dashboard bansos dalam sistem 6NG menunjukkan status penyaluran beragam—mulai dari cek rekening, SPM, hingga SP2D.
Lutfi memperkirakan pencairan akan makin meluas pertengahan hingga akhir November, dan berlanjut sampai Desember 2025.
“Sabar ditunggu. Insyaallah di pertengahan akhir bulan November hingga awal Desember semakin banyak KPM yang mendapatkan transferan,” tutupnya.***