AYOJAKARTA.COM - Cuaca ekstrem kembali mengintai wilayah DKI Jakarta. Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan intensitas ringan hingga sedang yang diprediksi terjadi 31 Oktober–6 November 2025.
Hujan diperkirakan melanda seluruh wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu, sehingga warga diimbau tetap siaga terhadap potensi genangan, pohon tumbang, serta banjir akibat curah hujan tinggi.
Masyarakat disarankan rutin memantau informasi kebencanaan, termasuk update peta banjir yang dapat diakses melalui pantaubanjir.jakarta.go.id.
Baca Juga: iQOO Z 10 R Dibandrol Harga Rp3 Jutaan, Bukti HP Bagus Gak Harus Mahal, Intip Spesifikasinya
Jika terjadi kondisi darurat, warga dapat menghubungi Jakarta Siaga 112 untuk mendapatkan bantuan penanganan cepat. Selain hujan, ancaman lain datang dari banjir rob yang berpotensi terjadi pada 3–11 November 2025.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa peringatan ini dikeluarkan berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok.
Fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee berpotensi meningkatkan permukaan air laut.
“Kondisi tersebut dapat meningkatkan ketinggian air laut dan menyebabkan banjir pesisir di beberapa kawasan,” ujar Isnawa dilansir dari Website Berita Resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Baca Juga: Jerome Polin Ucap Pesan Haru Jelang Antar Mendiang Sang Ayah untuk Dikremasi
Sejumlah wilayah pesisir yang berisiko terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta Kepulauan Seribu.
Warga di daerah tersebut diminta untuk mengantisipasi kemungkinan banjir rob dengan melakukan langkah pencegahan sederhana. BPBD menyarankan masyarakat untuk:
- Mengamankan dokumen dan barang berharga di tempat yang lebih tinggi
- Memastikan saluran air dan drainase berfungsi baik
- Menjaga lingkungan tetap bersih agar air dapat mengalir lancar
- Rutin memantau informasi gelombang laut melalui bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.
Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta memperhatikan kondisi cuaca harian, terutama bagi yang beraktivitas di area pelabuhan, perikanan, dan transportasi laut.
Baca Juga: Jadwal Rilis Samsung Galaxy S26 Series Bocor ke Publik, Kapan?
Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem di akhir tahun, kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalisir risiko. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama dan mengajak semua pihak bekerja sama menjaga keamanan lingkungan.
Tetap waspada, pantau informasi resmi, dan segera laporkan kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan cepat dan tepat.
Musim penghujan telah datang, dan kewaspadaan kolektif menjadi langkah penting untuk menjaga Jakarta tetap aman dan tangguh menghadapi bencana.***

Share this article
Jakarta waspada hujan hingga 6 Nov 2025 dan potensi banjir rob 3–11 Nov. BPBD minta warga pesisir siaga, amankan barang penting, cek pantaubanjir, dan hubungi 112 saat darurat.