AYOJAKARTA.COM - Memasuki minggu pertama November 2025, sejumlah bantuan sosial (bansos) dari pemerintah mulai disalurkan secara bertahap kepada keluarga penerima manfaat (KPM).
Program yang tengah berjalan mencakup PKH tahap 4, BPNT tahap 4, BLT Kesra Rp900 ribu, serta bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter. Pendamping sosial Lutfi Ashari menyampaikan bahwa proses pencairan ini dilakukan bertahap hingga akhir tahun.
“Target dari pemerintah, batas akhir penyalurannya adalah bulan Desember 2025. Jadi, bagi KPM yang belum cair bantuannya, harap bersabar karena prosesnya masih berjalan,” ujar Lutfi melalui kanal YouTube Diary Bansos, Jumat 7 November 2025.
Baca Juga: Samsung ZFold 8 Siap Jadi Ponsel Lipat Terbaik 2026, Inilah Bocoran Fitur Canggihnya
Menurut Lutfi, bantuan BLT Kesra senilai Rp900 ribu kini sudah mulai masuk ke rekening KKS berbagai bank penyalur, sementara BPNT tahap 4 sebesar Rp600 ribu juga sedang disalurkan.
Namun, beberapa bank seperti BNI dan BRI masih dalam tahap proses. Status penyaluran dapat dilihat di sistem SIKS-NG, di mana sebagian KPM masih berstatus “cek rekening” atau “SPM”.
Selain bantuan tunai, Lutfi juga menyoroti penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter, yang telah dimulai di beberapa daerah, termasuk Kota Magelang.
“KPM penerima diminta membawa tas besar karena jumlah bantuannya cukup banyak. Penyaluran berlangsung bertahap dan akan menjangkau seluruh wilayah hingga Desember,” jelasnya.
Baca Juga: Tragedi Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Bukti Nyata Bullying Bisa Jadi Pemicu Kejahatan
Lutfi juga menegaskan larangan penggunaan bansos untuk hal-hal yang tidak produktif. “Bansos tidak boleh digunakan untuk membeli rokok, membayar utang, apalagi untuk judi online. Jika terdeteksi disalahgunakan, bantuan bisa diblokir atau penerima di-blacklist,” tegasnya.
Kementerian Sosial mencatat bahwa penerima manfaat terdiri atas 35 juta KPM dari desil 1 hingga 4, mencakup penerima PKH, BPNT, dan kelompok baru yang belum pernah menerima bantuan sebelumnya.
Bagi mereka yang mengalami kendala pencairan, Lutfi menyarankan agar segera berkoordinasi dengan pendamping sosial atau operator 6NG di wilayah masing-masing untuk pengecekan data.
Menutup penjelasannya, Lutfi mengingatkan agar KPM tetap memantau saldo secara rutin melalui ATM, agen bank, atau aplikasi mobile banking.
“Cek saldo secara berkala dan simpan kartu KKS dengan baik. Prosesnya bertahap, tapi Insyaallah semua yang berhak akan menerima sebelum akhir tahun,” pungkasnya.***