AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua masih terus berjalan.
Meski sebagian besar sudah diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masih ada data yang perlu diperbaiki sebelum proses pencairan tuntas 100 persen.
Menurut keterangan resmi Kemensos, hingga saat ini terdapat sekitar 700.000 KPM yang datanya masih dalam tahap verifikasi dan perbaikan.
Masalah yang ditemukan umumnya terkait perbedaan data rekening dan ketidaksesuaian informasi kependudukan.
Sementara itu, sekitar 580.000 KPM lainnya telah menerima bansos sebagai bagian dari data susulan. Di sisi lain, kabar baik datang dari program penebalan bansos yang sudah diumumkan sebelumnya.
Pemerintah menetapkan bantuan tambahan sebesar Rp400.000 untuk periode dua bulan (Juni–Juli 2025) yang akan diberikan kepada KPM BPNT murni maupun penerima ganda BPNT dan PKH.
Dana ini dirancang untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam situasi harga pangan yang terus meningkat.
Baca Juga: SP2D Turun! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair, Cek Saldo Sekarang
Dalam pernyataannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut bahwa proses penyaluran penebalan ini telah mencapai persentase kesiapan sebesar 78 persen untuk tahap awal.
Total penerima manfaat dari penebalan bansos mencapai 18,3 juta KPM, termasuk 14,3 juta di antaranya dengan rekening yang sudah divalidasi dan siap menerima transfer di bulan Juni.
Untuk jalur penyaluran, dana bansos disalurkan melalui Bank Himbara menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dengan PT Pos Indonesia sebagai opsi alternatif bagi wilayah yang tidak terjangkau layanan perbankan.
Namun, hingga saat ini, jalur PT Pos masih mengalami keterlambatan dan diprediksi akan menyusul setelah distribusi lewat KKS rampung.
Lebih lanjut, penebalan ini merupakan bagian dari atensi langsung Presiden untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat rentan.
Bantuan ini difokuskan kepada KPM BPNT sebagai bentuk perlindungan sosial yang lebih optimal, terlebih dalam menghadapi tekanan ekonomi nasional.
Kemensos menegaskan bahwa seluruh proses distribusi bansos, termasuk jadwal pencairan untuk tahap dua dan penebalan, ditargetkan tuntas pada akhir Juni 2025.
Masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan memantau informasi resmi dari pendamping sosial atau pemerintah desa setempat.***