Ekonomi

Kabar Penting! Ada Enam Fakta Terkini Penyaluran Bansos untuk KPM untuk Periode Juni 2025

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Selasa 17 Jun 2025, 07:45 WIB
Kabar Penting! Ada Enam Fakta Terkini Penyaluran Bansos untuk KPM untuk Periode Juni 2025

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran dilakukan secara bertahap sejak awal Juni 2025, dengan dua program utama yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Hingga pertengahan bulan ini, pencairan masih terus berlangsung dan menyisakan beberapa informasi penting yang perlu diketahui masyarakat.

Baca Juga: Biaya SPMB Bersama Sepenuhnya Ditanggung Pemprov DKI Jakarta, Apa Saja Syaratnya?

Berikut ini enam kabar penting terkait perkembangan bansos yang perlu dicermati oleh para penerima manfaat menjelang tanggal 17 Juni 2025:

1. PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Berlangsung

Proses pencairan PKH dan BPNT tahap kedua tengah berjalan. Namun, sebelum dana disalurkan, pemerintah melalui Kementerian Sosial melakukan validasi data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).

Hasilnya, sekitar 1,9 juta KPM dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat dan digraduasi dari daftar penerima manfaat.

Penyebabnya antara lain kondisi ekonomi keluarga yang sudah membaik atau adanya data bermasalah yang tidak bisa diperbaiki.

Sebagai penggantinya, data penerima manfaat akan diperbarui dengan nama-nama baru hasil verifikasi lapangan.

Baca Juga: Dianggap Sebagai Cara Bertahan Hidup, Inilah Sederet Fakta Bohong atau Berdusta yang Dapat Jadi Gejala Sakit Jiwa!

2. Penyaluran Lewat KKS dan PT Pos Indonesia

Untuk memudahkan penyaluran, pemerintah mengalihkan sebagian besar distribusi bansos ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh bank-bank Himbara.

Namun, bagi penerima manfaat yang tinggal di wilayah tanpa akses ke bank, bansos tetap akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Proses pembukaan rekening kolektif juga tengah dilakukan bagi KPM yang baru terdaftar.

3. Penebalan Bansos Tambahan untuk 18,3 Juta KPM

Selain bantuan reguler, pemerintah juga mengalokasikan bantuan tambahan kepada sekitar 18,3 juta KPM BPNT.

Bantuan tambahan ini diberikan dalam bentuk uang tunai Rp400.000 untuk dua bulan (Juni dan Juli 2025), ditambah beras 20 kg yang dijadwalkan cair pada akhir Juni. Total nilai bantuan tambahan mencapai Rp600.000 per KPM.

4. Besaran Bantuan Bervariasi untuk PKH

Besaran dana bansos untuk PKH tidak seragam. Nominal bantuan ditentukan berdasarkan komponen anggota keluarga, seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, serta anak usia sekolah.

Beberapa peneirma manfaat bisa menerima hingga Rp2 juta, sementara lainnya hanya mendapatkan Rp1,2 juta atau Rp1,8 juta, tergantung pada kelayakan data.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Wajib Tahu, Hanya Keluarga Kategori ini yang Bisa Dapat Bansos Hingga Sepuluh Juta!

5. PIP Anak Sekolah Segera Dicairkan

Program Indonesia Pintar (PIP) untuk anak sekolah juga masuk dalam daftar bansos yang akan disalurkan Juni 2025.

Status pencairan bisa dicek melalui aplikasi SIPINTAR atau langsung ke operator sekolah. Penerima bantuan ini hanya akan menerima satu kali pencairan dalam satu tahun anggaran.

Bantuan sosial akan diberikan untuk siswa jenjang SD, SMP, SMA atau SMK sederajat. Sementara bagi siswa kelas akhir, pencairan sudah dilakukan lebih dahulu.

6. Bantuan Subsidi Upah (BSU) Masih Ditunggu

Untuk kategori pekerja aktif dan guru honorer yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, program BSU (Bantuan Subsidi Upah) juga akan disalurkan.

Besaran BSU mencapai Rp600.000 untuk dua bulan, yaitu Rp300.000 per bulan yang akan disalurkan untuk alokasi Juni dan Juli 2025.

Kini, pemerintah pusat masih memfinalisasi jadwal penyaluran untuk total sekitar 17,3 juta penerima bantuan BSU.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Katarina Erlita