AYOJAKARTA.COM - Kelesuan ekonomi, minimnya okupansi, serta efisiensi anggaran pemerintah membuat banyak hotel di Jakarta terpaksa dijual dan ratusan ribu pekerja terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta, Sutrisno Iwantono, mengungkapkan bahwa kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan.
Menurutnya, banyak hotel dan restoran mengalami penurunan pendapatan drastis karena biaya operasional yang terus melonjak, sementara tamu dan acara di hotel semakin berkurang.
Baca Juga: Vivo S30 Pro Mini dan Vivo S30 Resmi Rilis, HP Paling Gokil 2025 dengan Spesifikasi Dewa
Akibat tekanan tersebut, sejumlah pengusaha hotel di Jakarta mulai menjual aset mereka melalui berbagai platform online.
Salah satunya di situs OLX, di mana beberapa hotel bintang tiga hingga bintang empat ditawarkan dengan harga miring demi menarik pembeli. Salah satu hotel yang terpantau tengah dijual berada di kawasan KH Zainal Arifin, Jakarta Pusat.
Hotel ini memiliki luas bangunan 3.500 meter persegi dengan delapan lantai, 87 kamar, dua ruang pertemuan, dan area parkir untuk 26 kendaraan. Harga yang ditawarkan mencapai Rp140 miliar, termasuk seluruh furnitur dan Sertifikat Hak Milik (SHM).
Hotel lainnya ditawarkan seharga Rp130 miliar dengan total sembilan lantai dan 100 kamar. Ada juga hotel bintang tiga di daerah Cideng, Jakarta Pusat yang dijual hanya setengah dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
Dari NJOP senilai Rp119 miliar, harga penjualan hanya Rp60 miliar, diskon fantastis hingga Rp59 miliar. PHRI menyebut, jika situasi tidak segera membaik, gelombang PHK tidak terhindarkan.
Prediksi mereka, sekitar 10 hingga 30 persen tenaga kerja di sektor ini, terutama pegawai kontrak dan harian lepas, berpotensi kehilangan pekerjaan. Saat ini, lebih dari 600 ribu orang bergantung pada industri hotel dan restoran di Jakarta.
PHRI mendesak pemerintah untuk tidak memandang krisis ini sebagai fenomena sementara, melainkan sebagai peringatan serius terhadap stabilitas sektor pariwisata perkotaan.
Mereka pun berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menyelamatkan industri perhotelan yang selama ini menjadi tulang punggung pariwisata sekaligus penyerap tenaga kerja terbesar di ibu kota.***
Baca Juga: 7 Bansos Siap Cair Juni 2025, Termasuk PKH, BPNT, dan PIP Anak Sekolah