Ekonomi

Mei 2025, Bansos PKH Plus dan BLT Rp1,5 Juta Mulai Dicairkan: Ini Daftar Penerimanya!

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Kamis 08 Mei 2025, 15:02 WIB
Terdapat juga Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk warga lansia serta penyandang disabilitas.

AYOJAKARTA.COM -- Memasuki bulan Mei 2025, pemerintah kembali menggulirkan berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk menekan angka kemiskinan.

Berbagai jenis bansos dari pusat hingga daerah mulai dicairkan, dengan salah satu yang paling dinanti adalah bantuan tunai sebesar Rp1,5 juta per penerima.

Selain itu, terdapat juga Program Keluarga Harapan (PKH) Plus untuk warga lansia serta penyandang disabilitas.

Baca Juga: Memasuki Minggu Ke-2 Mei 2025, Berikut Status Terkini Pencairan PKH BPNT Tahap Kedua 2025 di Sistem SIKS-NG

Bansos Mei 2025: Mengalir dari APBN dan APBD

Penyaluran bantuan sosial tahun ini bersumber dari dua anggaran utama, yaitu:

1. APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara):

- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Program Indonesia Pintar (PIP)
- Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI)
- BLT Bahan Bakar Minyak (BBM)
- Bantuan beras 10 kg

2. APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah):

- BPJS Kesehatan PBI yang dibiayai APBD
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ)
- Kartu Anak Jakarta (KAJ)
- Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ)

Baca Juga: Bansos PKH, BPNT, dan KJP Plus Cair: Ada yang Cair Dobel dan Tambahan Rp2,7 Juta, Cek Penjelasannya

Bondowoso, Jawa Timur: BLT Rp1,5 Juta Disalurkan untuk Ribuan Warga
Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang aktif dalam realisasi bansos.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung penyaluran BLT kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bondowoso.

Sebanyak 5.862 warga menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta yang dicairkan satu kali dalam setahun. Total dana yang dikucurkan untuk program ini mencapai Rp8,7 miliar.

Selain BLT, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan:

- PKH Plus: Sebanyak 1.818 lansia rentan mendapat bantuan dalam empat tahap dengan total anggaran Rp3,63 miliar (Rp500.000 per tahap).
- ASPD (Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas): Sebanyak 115 orang menerima bantuan senilai total Rp400 juta.

Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap Kedua Mulai Digulirkan

Pemerintah juga turut serta dalam upaya pemerataan kesejahteraan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2025: Simak Update Status Bansos di SIKS-NG dan Isu Pencoretan KPM Lama

Bansos ini menyasar pelajar dari keluarga kurang mampu dengan nominal berbeda sesuai jenjang pendidikan:

- SD: hingga Rp450.000
- SMP: hingga Rp750.000
- SMA/SMK: hingga Rp1.800.000

Pencairan PIP tahun ini dibagi dalam tiga periode:
- Tahap 1: Februari – April 2025
- Tahap 2: Mei – September 2025 (saat ini sedang berjalan)
- Tahap 3: Oktober – Desember 2025

Jakarta Kembali Salurkan PKD Tahap Ketiga

Tak ketinggalan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjadwalkan pencairan bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) tahap ketiga pada Mei ini.

Baca Juga: Informasi Penting Mulai 7-12 Mei tentang Jadwal Resmi Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2025 Telah Ditetapkan

Setiap penerima akan mendapat dana Rp300.000 per bulan melalui program-program berikut:
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ)
- Kartu Anak Jakarta (KAJ)
- Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa pencairan PKD akan dilakukan secara rutin setiap bulan sejak April 2025.***

TAGS:
Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil