Ekonomi

2 Cerita UMKM Kuliner Beda Kota yang Sama-Sama Membangun Masa Depan dengan BRImo

Oleh: Admin Senin 28 Apr 2025, 21:21 WIB
Dua kisah dari Bandung dan Tasikmalaya ini membuktikan bahwa dengan aplikasi BRImo dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

AYOJAKARTA.COM -- Teknologi kini hadir sebagai jembatan yang memudahkan pelaku UMKM, terutama di sektor kuliner, untuk berkembang tanpa batas.

Dua kisah dari Bandung dan Tasikmalaya ini membuktikan bahwa dengan aplikasi BRImo dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), mengelola bisnis rumahan kini jadi lebih praktis, bahkan dari desa sekalipun.

Di Desa Cimekar, Kabupaten Bandung, aroma rendang dari dapur kecil milik Shelvia Amel Aulia menguar, membawa harapan besar seorang ibu muda.

Berbekal keahlian memasak dan tekad kuat, Shelvia memulai usaha jualan rendang frozen dan masakan rumahan di sela-sela kesibukannya mengurus keluarga.

Pada awal merintis, mengatur transaksi bisnis menjadi tantangan besar baginya. Namun, segalanya berubah ketika Shelvia mengenal aplikasi BRImo. Kini, seluruh kebutuhan transaksi bisnisnya dapat ia kelola dengan cepat dan praktis, langsung dari ponsel.

Mulai dari pembayaran supplier lewat transfer antarbank, cek pemasukan lewat mutasi rekening, hingga berbelanja bahan baku menggunakan QRIS, semua dilakukan tanpa perlu meninggalkan rumah.

"Sebagai ibu, waktu itu mahal sekali. Bisa bertransaksi cepat dari rumah itu sangat berharga," tutur Shelvia kepada ayojakarta.com, Senin, 28 April 2025.

Lantaran BRImo, Shelvia menemukan keleluasaan baru untuk tetap bisa dekat dengan anak-anak sambil produktif menambah penghasilan keluarga.

Kini, ia menatap masa depan dengan penuh keyakinan untuk mengembangkan bisnisnya menjadi UMKM kuliner ternama.

Baca Juga: Mengelola Keluarga dari Jarak Jauh, Kisah Suami Istri LDR yang Menghangatkan Kebersamaan lewat BRImo

Cerita serupa datang dari Rika Muflihah di Tasikmalaya. Pemilik UMKM Athiya Cake.

Jarak rumah yang jauh dari ATM dan pasar tak lagi menjadi kendala berkat kecanggihan BRImo dan fitur QRIS.

Rika kini mengandalkan BRImo untuk hampir semua transaksi, mulai dari belanja bahan baku hingga menerima pembayaran dari pelanggan.

"Transaksi di BRImo ini bisa dilakukan kapan saja, asal ada koneksi internet," ujarnya beberapa waktu lalu.

Meraup omzet mencapai Rp10 juta per bulan, sebagian besar perputaran uang usaha Athiya Cake kini terjadi secara digital.

Tak hanya transfer dan cek saldo, Rika juga aktif menggunakan QRIS saat berbelanja di toko bahan kue. Ia bahkan antusias untuk mencoba inovasi terbaru dari BRImo, yakni QRIS Tap, yang memungkinkan pembayaran hanya dengan menempelkan ponsel.

"Dulu kalau mau setor uang penjualan harus ke ATM dulu. Sekarang simpel, sat-set belanja pakai QRIS, cek pembayaran lewat BRImo. Usaha jadi lebih lancar," tambahnya.

Dua cerita ini adalah potret nyata bagaimana kemajuan teknologi, lewat aplikasi sederhana di genggaman tangan, membuka jalan lebih lebar bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.

Baca Juga: Menyulam Mimpi dengan Melek Teknologi, UMKM B-Craft Puji BRImo dalam Kemudahan Transaksi

Dari dapur-dapur kecil di Bandung hingga sudut Tasikmalaya, BRImo hadir sebagai penghubung antara mimpi dan kenyataan untuk memudahkan transaksi, menghemat waktu, dan membantu para ibu rumah tangga ini berdiri tegak sebagai pelaku usaha mandiri di tengah tantangan zaman. (*)

Reporter Admin
Editor Aris Abdulsalam