AYOJAKARTA.COM – Kepastian kapan pencairan KJP Plus Februari 2024 saat ini informasinya sedang banyak dicari oleh warga DKI Jakarta.
Seperti yang diketahui, KJP Plus merupakan salah satu program bantuan dari Pemprov DKI Jakarta dalam bidang pendidikan.
Namun program bantuan KJP Plus ini hanya diperuntukkan bagi peserta didik yang berada di wilayah DKI Jakarta saja.
Lantas, kapan tanggal pasti KJP Plus Februari 2024 ini akan disalurkan?
Sebagai informasi, hingga saat ini Pemprov DKI Jakarta memang belum mengumumkan jadwal resmi kapan pencairan KJP Plus Februari 2024 akan dilakukan.
Namun jika merujuk dari pencairan yang dilakukan pada tahap sebelumnya, kemungkinan untuk KJP Plus Februari 2024 ini akan dicairkan rentang tanggal 4 hingga 11 Februari 2024.
Pastinya, pihak terkait termasuk Dinas Pedidikan Provinsi Jakarta dan juga Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) akan langsung memberikan pengumuman resmi jika dana KJP Plus Februari 2024 sudah cair.
Untuk itu, para penerima KJP Plus Februari 2024 dimohon untuk memantau informasi resmi melalui akun Instagram @disdikdki atau @uptp4op.
Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah Dibuka Februari, Simak Ketentuan Syarat dan Cara Daftar
Kedua akun Instagram tersebut merupakan platform resmi yang menginformasikan segala hal terkait KJP Plus.
Jika sudah ada pengumuman resmi bahwa pencairan sudah dilakukan, penerima bisa melakukan pengecekan secara mandiri dengan cara berikut ini.
- Masuk ke laman resmi KJP Plus di website https://kjp.jakarta.go.id/
- Pilih menu “Periksa Status Penerima KJP Plus”
- Masukkan NIK lalu Pilih Tahun dan Tahap
- Klik “Cari”
Selanjutnya jika dana bantuan KJP Plus sudah masuk maka penerima bantuan akan mendapatkan nominal dengan besaran sesuai kategori atau jenjang pendidikan.
· SD/MI: 226.400 siswa
- Dana: Rp250.000 per bulan
- Bonus SPP sekolah swasta: Rp130.000 per bulan
· SMP/MTs: 179.407 siswa
- Dana: Rp300.000 per bulan
- Bonus SPP sekolah swasta: Rp170.000 per bulan
· SMA/MA: 63.137 siswa
- Dana: Rp420.000 per bulan
- Bonus SPP sekolah swasta: Rp290.000 per bulan
· SMK: 105.583 siswa
- Dana: Rp450.000 per bulan
- Bonus SPP sekolah swasta: Rp240.000 per bulan
· PKBM: 1.736 peserta
- Dana: Rp300.000