AYOJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo secara resmi menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para siswa di lapangan tenis GOR Samapta, Kota Magelang, Jawa Tengah, Pada Senin, 22 Januari 2024.
Informasi ini disampaikan melalui media sosial Twitter Presiden Jokowi dan laman resmi pemerintah, serta dirilis oleh Sekretaris Presiden.
Bantuan BLT ini, yang merupakan bagian dari Program Indonesia Pintar (PIP), diberikan kepada anak-anak yang menempuh pendidikan dasar hingga menengah.
Baca Juga: Pencairan BLT El Nino Akan Dipercepat Melihat SIKS-NG dan Cek Bansos, Inilah Jadwal Pencairannya
Presiden Jokowi menyebutkan bahwa penerima manfaat akan menerima bantuan sebesar Rp3 juta.
Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Info Bansos, pada Rabu, 24 Januari 2024, bantuan PIP ini disalurkan dalam bentuk tabungan dengan besaran yang telah ditentukan, yaitu Rp450.000 per tahun untuk siswa SD, Rp750.000 per tahun untuk siswa SMP, dan Rp1.800.000 per tahun untuk siswa SMA.
Pada tahun 2023, bantuan ini telah diberikan kepada 18 juta siswa di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua.
Baca Juga: HORE SP2D Bansos Ini Sudah Diterbitkan Kemensos, BPNT PKH dan BLT EL Nino Sudah Bisa Dicairkan?
Presiden Jokowi berharap agar bantuan tersebut dapat membantu para siswa dalam memenuhi biaya sumbangan pembinaan pendidikan, SPP, biaya praktik, dan kebutuhan sekolah lainnya.
Presiden Jokowi juga mendorong para siswa untuk menggunakan bantuan ini dengan bijak, seperti membeli buku, seragam, dan kebutuhan sekolah lainnya.
Dalam acara penyerahan bantuan secara resmi, Presiden Jokowi menegaskan bahwa bantuan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, termasuk sepeda seharga Rp1,8 juta yang bisa dibeli dengan bantuan tersebut.
Baca Juga: MANTAP! SP2D Pencairan Mulai Diturunkan, Bansos BPNT, PKH, BLT El Nino Akan Segera Cair?
Selain melalui Program Indonesia Pintar, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan kepada anak sekolah melalui Program Keluarga Harapan (PKH).
Bantuan ini akan diberikan kepada siswa SD, SMP, dan SMA dengan besaran masing-masing, yaitu Rp900.000 per tahun, Rp1.5 juta per tahun, dan Rp2 juta per tahun.
Proses pendaftaran untuk mendapatkan BLT anak sekolah bisa dilakukan dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) ke lembaga Dinas Pendidikan terdekat. Bagi yang tidak memiliki KKS, bisa menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari RT RW setempat.
Pemerintah berharap bahwa program ini dapat membantu meningkatkan akses pendidikan bagi Siswa dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai cara aktivasi rekening PIP Kemdikbud 2024 dapat ditemukan pada petunjuk yang telah ditetapkan oleh bank penyalur. Semoga bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi masa depan pendidikan anak-anak Indonesia.***