Ekonomi

Pencairan PKH BPNT TAHAP 1 2025 Rp600.000 Mulai Bergulir di 4 Bank Penyalur, Ini Rincian Lengkapnya

Oleh: Fina Salsabila Aura Jumat 14 Feb 2025, 09:17 WIB
Pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2025 telah dimulai secara bertahap melalui dua bank penyalur utama.

AYOJAKARTA.COM -- Berdasarkan pemantauan dan informasi yang terhimpun per sore hari ini, pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2025 telah dimulai secara bertahap melalui dua bank penyalur utama.

Bank Mandiri menjadi yang pertama melakukan pencairan sejak dini hari, sementara Bank Syariah Indonesia (BSI) mulai melakukan penyaluran sekitar pukul 10.30, dengan fokus awal di wilayah Provinsi Aceh.

Meskipun ada laporan awal mengenai pencairan di Bank BRI dan BNI, informasi tersebut masih sangat terbatas pada 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga belum dapat dikonfirmasi sebagai pencairan menyeluruh.

Baca Juga: Pencairan PKH Tahap 1 2025 Merata di Indonesia: Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI Aktif Salurkan Dana

Kondisi ini menunjukkan bahwa proses pencairan sedang berlangsung secara bertahap dan sistematis untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan.

Terkait nominal bantuan, telah teridentifikasi adanya pencairan sebesar Rp600.000 yang mulai didistribusikan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Bank BSI dan Bank Mandiri.

Nominal tersebut merupakan bantuan PKH yang diperuntukkan bagi dua kategori penerima:

Pertama, KPM dengan komponen lansia satu orang, dan kedua, KPM dengan kombinasi komponen anak sekolah (satu anak SD sederajat dan satu anak SMP sederajat).

Baca Juga: Update Realtime! Hasil Pengecekan Live Saldo PKH BPNT TAHAP 1 2025 pada Kartu KKS di Lima Bank

Untuk memudahkan pemantauan saldo, para KPM sangat disarankan untuk memanfaatkan layanan mobile banking yang tersedia di masing-masing bank penyalur.

Bank BRI menyediakan aplikasi BRMO, Bank BNI dengan Wonder BNI, Bank Mandiri melalui Livin by Mandiri, dan BSI dengan aplikasi mobile banking BSI-nya.

Penggunaan aplikasi mobile banking ini dinilai lebih efisien karena KPM tidak perlu bolak-balik mengecek ke ATM atau agen bank, cukup memantau melalui smartphone masing-masing.

Sementara itu, untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga sore hari belum ada laporan pencairan. Bagi KPM yang menerima kedua jenis bantuan (PKH dan BPNT), sangat penting untuk memahami peruntukan masing-masing bantuan.

Baca Juga: Update Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2025 di KKS Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI

Dana PKH harus digunakan sesuai komponen yang diterima, baik untuk kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial.

Sedangkan BPNT diperuntukkan khusus untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti karbohidrat, protein hewani dan nabati, vitamin, serta mineral.

Para penerima bantuan dihimbau untuk menggunakan dana secara bijak dan tidak menyalahgunakannya untuk hal-hal yang dilarang seperti membeli minuman keras, obat-obatan terlarang, berjudi online, atau membayar pinjaman online.

Baca Juga: Akhirnya! Setelah PKH dan BPNT Sudah SI, Status Pencairan di PT Pos Juga Berubah

Bagi KPM yang belum menerima bantuan diharapkan tetap bersabar karena proses pencairan dilakukan secara bertahap, dan dapat terus memantau status pencairan melalui aplikasi mobile banking atau menghubungi pendamping sosial PKH masing-masing.

Status pencairan untuk Bank BRI dan BNI diperkirakan akan segera menyusul mengingat status SIKS-NG telah SII (siap untuk dicairkan).

Dengan rincian informasi tersebut, diharapkan para KPM dapat lebih memahami proses pencairan yang sedang berlangsung dan dapat mempersiapkan diri untuk memanfaatkan bantuan yang diterima secara optimal sesuai peruntukannya.

Baca Juga: Meski Tampilan Status di Aplikasi SIKS-NG Sudah SI KPM PKH dan BPNT Masih Harus Bersabar, Ternyata ini Penyebabnya

Pemantauan status pencairan dapat dilakukan secara berkala melalui berbagai kanal yang tersedia, baik melalui mobile banking maupun pendamping sosial PKH.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil