AYOJAKARTA.COM – Informasi seputar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dibahas dalam artikel ini.
Para guru honorer yang tengah mengikuti seleksi PPPK Guru 2023, pastinya sedang menunggu pengumuman kelulusan pasca sanggah.
Setelah dinyatakan lulus, maka tahapan selanjutnya yakni pengisian daftar riwayat hidup (DRH) dan pemberkasan PPPK.
Agar terhidar dari TMS (Tidak Memenuhi Syarat), berikut 7 tips sukses pengisian DRH dan pemberkasan PPPK seperti dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Calon Guru (Kanjeng Mariyadi Ngawi), Jumat, 7 April 2023.
1. Bergabung dengan komunitas lulus atau sesama peserta seleksi PPPK per daerah
Hal ini akan bermanfaat dikarenakan untuk bertukar informasi atau pengalaman dari yang sudah pernah lulus PPPK sehingga akan tahu apa saja yang perlu dipersiapkan atau hal penting lainnya.
Selain itu juga bisa saling bertukar informasi misalnya ketika akan mengurus berkas seperti SKCK maupun surat sehat yang biasanya pada masa pemberkasan akan ramai dan penuh.
Maka bisa saling bertukar informasi dengan memberikan informasi di tempat mengurus berkas apakah sedang ramai atau senggang yang nantinya akan lebih efisien waktu.
Selain itu manfaat lainnya juga bisa saling mengingatkan apa saja yang sudah selesai atau ketika memiliki kendala bisa dipecahkan bersama.
Bisa juga ketika bingung dalam pengisian DRH atau masalah penempatan bisa menanyakan di grup maka akan ada teman lainnya yang bisa menjawab.
Baca Juga: Tetap Lanjut! Seleksi ASN PPPK Guru 2023 Akan Rampung Bulan Mei Sebanyak 601.286 Formasi
2. Harus selalu memantau web instansi masing-masing yang dilamar
Jangan sampai pelamar ketinggalan informasi karena jarang membuka website karena bisa mengakibatkan fatal seperti kelulusan akan ditangguhkan.
Para pelamar harus memantau informasi lebih lanjut tentang pemberkasan di website instansi terkait apakah di daerah tersebut hanya melakukan pemberkasan secara paperless saja.
Yang berarti, hanya mengupload berkas di akun SSCASN atau ada kebijakan lain misalnya mengirimkan berkas secara fisik hal tersebut tergantung dari instansi daerah masing-masing.
Baca Juga: Catat! Kuota Formasi CPNS dan PPPK 2023 Pusat dan Daerah, Simak Informasinya di Sini
3. Ikut sosialisasi pemberkasan per daerah
Biasanya setelah pengumuman kelulusan pasca sanggah masing-masing daerah akan mengagendakan sosialisasi terkait dengan teknis pengisian DRH maupun pemberkasan.
4. Wajib mengisi DRH sebelum jadwal waktu pengisian berakhir
Jangan mepet ketika pengisian DRH serta penguploadan berkas untuk meminimalisir sistem SSCASN down atau eror karena disebabkan pengguna atau mengakses website yang terlalu banyak.
Selain itu juga ketika melebihi waktu yang dijadwalkan maka ketika pengisian DRH atau pemberkasan selesai maka tidak akan bisa lagi mengirim atau mengakhiri proses tersebut.
Maka dari itu jika hal tersebut sampai terjadi meskipun sudah selesai semua namun tidak mengakhiri dengan klik tombol akhir proses pengisian DRH atau klik resume berarti pengisian atau pemberkasan dinyatakan belum selesai.
Baca Juga: Pengumuman Kelulusan PPPK Guru, Begini Cara Tahu Posisi Aman Atau Tidak, Cek Posisimu Sekarang!
5. Pastikan nomor HP dan alamat email yang tertera dalam DRH aktif
Maksudnya adalah nomor tersebut masih bisa untuk menerima atau mengirim SMS dan telepon.
Selain itu email yang disampaikan dalam DRH juga harus dipastikan aktif serta bisa dibuka dalam artian tidak lupa password.
Hal ini berkaitan dengan bilamana terjadi kesalahan dalam pengisian DRH atau ketika pemberkasan akan gampang dihubungi dan bisa melakukan pembenahan.
6. Harus selalu koordinasi dengan teman sesama pelamar
Hal ini ketika ada kesulitan bisa bertanya kepada orang lain sehingga bisa saling membantu satu sama lain.
Perlu dipahami bahwa untuk pengisian DRH dan pemberkasan tidak lagi bersaing, namun saling berjuang bersama untuk nantinya bisa diterbitkan NI PPPK.
Baca Juga: Pengumuman Kelulusan PPPK Guru, Begini Cara Tahu Posisi Aman Atau Tidak, Cek Posisimu Sekarang!
7. Isi DRH dan upload berkas dengan teliti
Sebelum klik tombol resume dalam pengisian DRH pastikan dan mengecek kembali ceklis data mana saja dan apakah ada kesalahan.
Selain itu ketika upload berkas juga pastikan berkas tidak tertukar selain itu pastikan ukuran sesuai dengan format yang diminta dan juga pastikan berkas bisa terbaca dengan baik.
Demikian seputar tipagar bisa sukses dalam pengisian DRH dan pemberkasan PPPK 2023 agar terhidar dari TMS (Tidak Memenuhi Syarat).***