AYOJAKARTA.COM -- Bansos PKH atau BPNT merupakan bantuan unggulan dari pemerintah yang secara berkelanjutan disalurkan kepada keluarga pra sejahtera.
Hingga mendekati pertengahan Februari, sejumlah bansos terus disalurkan pemerintah kepada para KPM baik PKH atau BPNT melalui berbagai program.
Diawali dengan program Makan Bergizi Gratis dan Diskon Listrik hingga Check Up gratis, kabar baik yang dinantikan oleh KPM PKH atau BPNT kini mulai terealisasi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dicairkan di akhir periode, penyaluran bansos tahap I tahun 2025 dipercepat dari biasanya.
Berdasarkan hasil pantauan aplikasi SIKS-NG, hingga saat ini proses pencairan bansos PKH telah menunjukkan status Standing Instruction atau SI.
Mengacu pada status tersebut, dapat dipastikan saat ini pemerintah melalui Kemensos telah menginstruksikan kepada bank untuk mulai melakukan pencairan.
Selain PKH, kabar menyejukkan juga menyapa kepada seluruh KPM BPNT karena di aplikasi SIKS-NG telah menunjukkan status Surat Perintah Membayar atau SPM.
Dengan telah adanya perubahan status pada aplikasi SIKS-NG, kuat diprediksi pencairan bansos PKH atau BPNT tahap I akan cair berdekatan.
Mengingat gelagat pencairan bansos periode salur Januari-Maret sudah semakin dekat, penting bagi para KPM untuk mempersiapkan atribut pencairan.
Selain mempersiapkan kartu KKS bagi KPM Bank Himbara, persiapan dokumen pencairan seperti KK dan KTP juga dibutuhkan oleh KPM metode salur melalui PT Pos Indonesia.
Terkait dengan nominal bantuan yang akan diperoleh para KPM PKH, besaran akan disesuaikan dengan komponen bantuan.
Semakin banyak jenis komponen bantuan PKH yang dimiliki, nilai bantuan yang akan diperoleh oleh KPM juga akan semakin besar.
Berdasarkan ketentuan nominal bantuan per bulan, dapat dipastikan besaran bantuan yang akan diperoleh masing-masing KPM sedikitnya adalah Rp 600,000.
Meski aplikasi SIKS-NG telah menunjukan perubahan status pencairan, penting bagi para KPM pemegang kartu KKS Bank Himbara untuk tidak berlebihan melakukan pengecekan.
Baca Juga: Info Terbaru Bansos PKH dan BPNT Tahap 1! Berikut Kategori yang Tidak Lagi Mendapat Bantuan
Sebab pengecekan saldo bansos yang dilakukan secara berlebihan melalui mesin ATM atau EDC di agen dapat membawa dampak negatif bagi KPM bersangkutan.
Selain potensi kerusakan pada bagian pita magnetis atau garis berwarna hitam di kartu ATM, pengecekan berlebihan juga dapat membuat kartu tertelan.
Bukan saja karena kesalahan memasukan nomor PIN secara berulang, penyebab kartu tertelan juga disebabkan karena terbaca oleh sistem sebagai aktivitas yang mencurigakan.
Baca Juga: Kabar Gembira untuk KPM! Bansos PKH dan BPNT Tahap I Cair Besok, Berikut Cakupan Wilayahnya
Agar kesempatan mendapat dana bansos periode Januari-Maret tidak terkendala teknis, pastikan KPM baik PKH atau BPNT untuk berperilaku manis.***