AYOJAKARTA.COM – Beredar kabar belakangan ini bahwa kuota KUR BRI tahun 2023 sudah habis, benarkah kabar tersebut?
Perlu diketahui bahwa KUR kepanjangan dari kredit usaha rakyat yang merupakan salah satu program pemerintah untuk membantu para UMKM.
Yaitu dengan memberikan subsidi suku bunga sebesar 10 persen sehingga para pelaku usaha bisa mengajukan pinjaman KUR dengan bunga yang relatif rendah yaitu 6 persen per tahun.
Baca Juga: Ini Strategi BRI Perkuat Transformasi Digital 4 Tahun ke Depan
Bank BRI menjadi salah satu penyalur program KUR dan kabarnya sudah dibuka program tersebut di tahun 2023 yaitu tepatnya pada tanggal 6 Maret 2023.
Pemerintah telah menargetkan anggaran dana dalam program KUR di tahun 2023 sebesar Rp470 triliun.
Anggaran dana tersebut dibagi kuotanya kepada bank, koperasi, ataupun lembaga keuangan lainnya yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai penyalur KUR.
Baca Juga: Catat! 5 Nasihat Penting Jelang Bulan Ramadan dari Ustaz Abdul Somad, Hindari Perilaku Ini
Bank BRI mendapatkan kuota tersebar dalam KUR tahun 2023 yakni sebesar Rp270 triliun.
Terkait dengan kabar bahwa bahwa kuota KUR BRI telah habis membuat para calon debitur menjadi cemas, pasalnya sudah lama menunggu untuk mengajukan pinjaman.
Tetapi kemudian ditolak oleh pihak bank karena alasan kuota KUR telah habis. Lantas benarkah hal tersebut?
Dikutip ayojakarta.com melalui YouTube MLH Channel, Minggu (19/3/2023), sebenarnya bukan serta merta kuota KUR tersebut habis.
Desas-desus kuota KUR BRI yang telah habis sebenarnya bukan habis secara keseluruhan atau untuk kedepannya.
Tetapi bisa saja anggaran atau kuota untuk bulan ini yang telah habis, atau kuota dari Mantri bank yang telah penuh sehingga tidak memungkinkan lagi mencairkan ajuan pinjaman.
Bukan itu saja, bisa jadi kuota KUR sudah habis di minggu ini atau minggu sebelumnya karena bulan ini masih bulan awal dibukanya KUR BRI.
Jika dilihat di bulan awal dibukanya KUR ini pasti masih menjadi incaran para UMKM yang sedang menunggu-nunggu untuk pengajuan kredit.
Baca Juga: Banjir Langganan di Sepaku, IKN Nusantara Makin Parah? Ini Kata BPBD Hingga Langkah Pemerintah!
Maka dari itu ramai para calon debitur yang mengajukan pinjaman sehingga menyebabkan kuota untuk di bulan ini sudah terpenuhi, sehingga calon debitur lain pengajuannya ditolak.
Sedangkan pihak Bank BRI sebagai penyelenggara KUR ini masih membutuhkan penyesuaian terkait keuangan atau dana yang harus disediakan untuk pencairan pinjaman.
Selain itu, proses pencairan pinjaman juga saat ini belum begitu lancar karena baru mulai di bukan pada awal maret.
Baca Juga: Kocak! Buntut Permasalahan Penggunaan Diksi Maneh, Kini Ridwan Kamil Disapa Baginda oleh Netizen
Sehingga terlihat masih ada kendala dalam proses penyaluran KUR BRI di bulan Maret 2023 belum sepenuhnya lancar.
Memang untuk pencairan di bulan awal pembukaan KUR ini peminatnya amat banyak, sehingga jika tidak ingin kuota habis bisa mengajukan di bulan berikutnya seperti bulan April.
Jika di bulan April belum juga tersedia kuotanya bisa mengajukan kembali di bulan Mei atau bulan-bulan setelahnya.
Jika calon debitur benar-benar sangat membutuhkan bisa mengajukan KUR di bank lain penyalur program tersebut.
Dapat dipastikan bahwa kuota KUR Bank BRI di tahun 2023 tidaklah habis, calon debitur harus menunggu kuota KUR di bulan atau tahap selanjutnya.***