AYOJAKARTA.COM - Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan mengungkapkan hasil identifikasi kekayaan dari eks pejabat Dirjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Berdasarkan hasil penelusuran dan penyidikan setelah hari ini Rafael Alun Trisambodo memenuhi panggilan KPK guna klarifikasi harta kekayaannya.
Pahala Nainggolan menemukan fakta bahwa Rafael Alun Trisambodo memiliki sejumlah saham di enam perusahaan berbeda.
Meski begitu dari hasil itu pula juga diketahui bahwa saham milik Rafael Alun tersebut tidak dimasukan kedalam laporan yang ada di LHKPN.
"Saham di 6 perusahaan," kata Pahala, seperti dikutip dalam laman suara.com, Rabu (1/3/2023).
"Disebutkan di LHKPN terakhirnya. Tapi akses publik hanya sampai total surat berharga saja detailnya ya itu (saham 6 perusahaan)," tambahnya Pahala.
Baca Juga: Punya Kekayaan Tak Wajar, Mahfud MD Sebut Dugaan Pencucian Uang Rafael Alun Terendus 10 Tahun Lalu
Sebelumnya dalam LHKPN milik Rafael Alun disebutkan bahwa ia memiliki surat berharga dengan nilai sekitar Rp1,55 miliar.
Sedangkan dalam laporan itu juga diketahui keseluruhan harta Rafael adalah Rp 56,1 miliar.
Menariknya ternyata total harta kekayaan Rafael Alun hanya berselisih sedikit dari total kekayaan milik Menteri Keuangan Sri Mulyani yakni Rp 58,048 miliar.
Sebelumnya, Rafael Alun telah dipanggil oleh KPK untuk mengklarifikasi harta kekayaannya.
Oleh karenanya, ayah Mario Dandy itu memenuhi panggilan tersebut pada hari ini yang dijadwalkan pukul 9.00 WIB.
KPK merasa curiga dengan analisis transaksi LHKPN Rafael yang dilaporkan PPATK.
Kecurigaan itu merujuk pada dugaan pencucian uang dan adanya kejanggalan lain terkait harta kepemilikan Rafael Alun.***
Disclaimer: Artikel ini sebelumnya pernah tayang di suara.com dengan judul "TERUNGKAP! Rafael Alun Punya Saham Di 6 Perusahaan, Tapi Tak Ada Di LHKPN"