Ekonomi

Cek Info Anyar Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 1 Tahun 2023 Dibuka: Kunjungi prakerja.go.id

Oleh: Admin Kamis 02 Feb 2023, 13:24 WIB
Cek Info Anyar Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 1 Tahun 2023 Dibuka: Kunjungi prakerja.go.id

AYOJAKARTA.COM – Pendaftaran Kartu Prakerja 2023 gelombang 1 disebut-sebut segera dibuka.

Laman resmi program tersebut, prakerja.go.id, sudah membuka tombol ‘daftar sekarang’. Meski begitu, belum ada keterangan resmi dari pemerintah dan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja terkait dengan hal itu.

Biasanya, ketika gelombang tertentu dalam pelaksanaan Kartu Prakerja dibuka akan ada pengumuman di akun Instagram Kartu Prakerja, @prakerja.go.id.

Baca Juga: CEK FAKTA: Tangis Histeris Keluarga Karena Vonis Hukuman Mati Untuk Ferdy Sambo, Ini Faktanya

Ketika Ayojakarta mengunjungi akun Instagram @prakerja.go.id hari ini, Kamis 2 Februari 2023, belum terpampang pengumuman yang menyatakan pendaftaran Kartu Prakerja 2023 gelombang 1 sudah dibuka.

Pemerintah sebelumnya sudah memastikan bahwa program Kartu Prakerja bakal berlanjut pada 2023 dengan menerapkan skema normal.

Anggaran untuk melaksanakan program peningkatan kompetensi angkaran kerja itupun sudah disiapkan.

Pelaksanaan Kartu Prakerja 2023 sudah diputuskan dalam Rapat Komite Cipta Kerja mengenai Rencana Pelaksanaan Program Kartu Prakerja Skema Normal Tahun 2023, Kamis 5 Januari 2023.

Menurut Menko Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Cipta Kerja, pemerintah menargetkan 1 juta orang akan terlibat dalam program Kartu Prakerja 2023.

Untuk, tahap awal pemerintah mengalokasikan anggaran Rp2,67 triliun untuk membiayai pelatihan kepada sekitar 595 ribu orang peserta.

Kemudian, sisa target peserta sebanyak 405 ribu orang akan dituntaskan dalam Kartu Prakerja 2023 tahap kedua dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp1,7 triliun.

“Program Kartu Prakerja berlanjut pada tahun 2023 dengan pelaksanaan skema normal yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2022 yang aturan pelaksanaannya tertera pada Permenko Perekonomian Nomor 17 Tahun 2022,” ungkap Menko Airlangga seperti dilansir laman Kemenko Perekonomian.

Menurut Menko Airlangga, Kartu Prakerja 2023 akan mulai diluncurkan pada triwulan pertama tahun ini.

KartuBaca Juga: 5 Perubahan Kartu Prakerja 2023, Siap-Siap Pertemuan Offline!

Berbeda pada penyelenggaraan periode sebelumnya, Kartu Prakerja gelombang 1 tahun 2023 akan menerapkan skema normal dalam mendorong peningkatan kompetensi angkatan kerja.

Berikut ini 6 perbedaan Kartu Prakerja 2023 yang menggunakan skema normal dengan Kartu Prakerja periode sebelumnya:

1. Peningkatan Kompetensi Angkatan Kerja

Sejak awal dimulai pada tahun 2020 sampai dengan 2022, program Kartu Prakerja berjalan dengan skema semi-bantuan sosial (Bansos) karena selain mengupayakan peningkatan kompetensi angkatan kerja tetapi juga memiliki misi bantuan sosial.

Mulai tahun 2023, program Kartu Prakerja hanya fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja.

2. Terbuka bagi Para Penerima Bansos

Dengan skema normal yang bertujuan untuk meningkatkan komptensi angkatan kerja, Program Kartu Prakerja Gelombang 1 Tahun 2023 terbuka bagi para penerima bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Bantuan Subsidi Upah (BSU), dan lainnya.

3. Nilai Bantuan Mencapai Rp4,2 Juta

Nilai bantuan untuk Program Kartu Prakerja 2023 akan mencapai Rp4,2 juta dengan rincian bantuan biaya pelatihan Rp3,5 juta, biaya pengganti transportasi dan internet Rp600 ribu, serta insentif pengisian survei Rp100 ribu.

4. Pelatihan luring (offline), daring (online), dan campuran

Program Kartu Prakerja 2023 mulai melaksanakan kegiatan luring dan bauran di 10 provinsi untuk tahap pertama yakni di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTT, Bali, Papua, Kalimantan Barat, Sumatera Utara.

5. Pelatihan via web seminar atau webinar

Pelatihan online dalam Kartu Prakerja 2023 yang berjalan dengan skema normal dilangsungkan dalam bentuk webinar secara langsung, sehingga tidak hanya menampilkan video semata.

6. Minimum waktu pelatihan

Sepanjang 2020-2022 waktu minimal pelatihan hanya 6 jam saja. Mulai tahun ini waktu minimal ini ditingkatkan menjadi 15 jam.

“Standar waktu pelatihan menjadi lebih panjang untuk memastikan ilmu yang didapat penerima manfaat betul-betul menyeluruh dan semakin berkualitas.” Demikian penjelasan dalam infografis yang diunggah akun Instagram Kartu Prakerja @prakerja.go.id pada Kamis 19 Januari 2023.

Jadi silakan kunjungi instagram dan laman resmi untuk mengetahui informasi lengkap pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 1 tahun 2023 kapan dibuka.

Reporter Admin
Editor Eries Adlin