Ekonomi

Bukan Angka Keramat! Inilah Sejarah Hari Belanja Online Nasional 12.12 yang Jarang Diketahui Masyarakat

Oleh: Karseno AJ Senin 12 Des 2022, 09:18 WIB
Bukan Angka Keramat! Inilah Sejarah Hari Belanja Online Nasional 12.12 yang Jarang Diketahui Masyarakat

AYOJAKARTA.COM - Deretan angka kembar 12.12 jelas bukan angka keramat, melainkan Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas.

Angka 12.12 yang kemudian diperingati sebagai Harbolnas di Indonesia ini memiliki sejarah yang unik.

Hari ini, tepat tanggal 12 Desember atau 12.12 adalah hari peringatan Harbolnas yang ke 10 tahun.

Sejarah bermula ketika segmen pasar di Indonesia menelaah peristiwa Cyber Monday yang terjadi di sejumlah negara.

Baca Juga: Kaleidoskop 2022: BNPB Catat Lebih dari 3300 Bencana Terjadi di Indonesia Sepanjang Tahun Ini

Di mana fenomena belanja secara besar-besaran sudah dilakukan masyarakat di sejumlah negara seperti Amerika, Kanada, Inggris, Jerman serta Jepang.

Cyber Monday terinspirasi dari istilah Black Friday yang pertama kali terjadi di negara Paman Sam atau Amerika Serikat.

Black Friday adalah suatu cara atau strategi yang dilakukan toko untuk menarik pengunjung dengan memberikan potongan harga fantastis.

Sehingga masyarakat dengan sangat antusias bersedia untuk datang ke toko yang memberikan layanan Black Friday.

Baca Juga: Hore! Inilah 5 Bansos yang Masih Akan Cair di Tahun 2023, Apa Saja? Simak Daftar Lengkapnya di Sini

Pengunjung bahkan sampai rela antre berjam-jam dan begadang sambil mendirikan tenda untuk menginap di sekitar toko.

Tujuannya tidak lain agar bisa mendapatkan kesempatan lebih awal untuk bisa masuk ke toko dan memilih sendiri barang-barang keinginannya.

Bagi pengusaha, Black Friday adalah salah satu strategi pemasaran yang ditempuh guna menyiasati kerugian selama berjualan.

Adanya Black Friday, pemilik toko bisa membalikkan situasi dari istilah Red Friday atau mengalami kerugian menjadi keuntungan.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Flash Sale KAI! Ayo Berburu Tiket Kereta Seharga Rp 22 Ribu, Catat Jamnya

Biasanya, momen black Friday dilakukan pengusaha menjelang akhir tahun di mana setiap toko mulai sibuk dengan neraca pembukuan.

Momentum jelang Natal serta Thanksgiving kemudian dipilih pengusaha atau pemilik toko sebagai waktu paling efektif menggaet pelanggan.

Dengan strategi bisnis ini, pengusaha yang awalnya dalam posisi neraca keuangan merugi bisa mengubahnya menjadi keuntungan.

Strategi bisnis semacam inilah yang kemudian diadaptasi oleh sejumlah perusahaan dagang berbasis elektronik atau e-commerce di Indonesia.

Baca Juga: Bertepatan Harbolnas, PT Pos Jalin Kerja Sama dengan Si Cepat dan HaiStar

Tepat pada tanggal 12 Desember 2012 sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi E-Commerce Indonesia memberikan discount gede-gedean.

Tanggal dengan angka kembar 12.12.12 inilah yang kemudian dijadikan momentum sebagai sejarah kelahiran Hari Belanja Online Nasional, Harbolnas.

Namun dalam perkembangan, deret angka kembar tersebut menjadi kurang sakral atau keramat karena promosi bisa dilakukan kapanpun.

Demikian seperti dirangkum Ayojakarta dari kanal YouTube MMI-TV pada Senin, 12 Desember 2022.***

Reporter Karseno AJ
Editor Fathul Amanah