Ekonomi

Sayang Sekali, Ada 4 Bansos yang Tak Dicairkan Lagi di 2023, Cek Lengkapnya di Sini

Oleh: Linda Wati Selasa 06 Des 2022, 16:29 WIB
Ilustrasi, terdapat beberapa Bantuan Sosial (Bansos) yang tidak dicairkan kembali di tahun 2023 mendatang.

AYOJAKARTA.COM -- Bantuan Sosial (Bansos) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun informasinya, ada empat bansos yang tidak dicairkan kembali di 2023 mendatang.

Empat bansos yang tak dicairkan lagi di 2023 tentu membuat sebagian masyarakat Indonesia kecewa.

Lalu apa saja bansos dari pemerintah yang tidak akan dicairkan kembali? Berikut daftarnya seperti yang dihimpun dari berbagai sumber pada Selasa, 6 Desember 2022.

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir Lagi, 6 Bansos Ini Akan Kembali Turun Pada 2023 Mendatang, Cek Detailnya di Sini!

1. Bantuan Subsidi BBM

Bantuan ini diketahui telah diterima oleh sekitar 20,65 juta keluarga di Indonesia pada 2022.

Bantuan subsidi BBM merupakan salah satu program pemerintah yang sifatnya komplementer.

Bantuan ini diberikan kepada masyarakat ketika harga BBM sedang melonjak naik.

2. Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Bantuan yang disasarkan kepada pekerja aktif dengan gaji maksimum Rp3,5 juta juga kabarnya tidak akan dicairkan kembali pada 2023.

Baca Juga: Jangan Diharapkan Lagi! Inilah 4 Bansos yang Dihentikan di Tahun 2023, Apa Saja? Simak Daftarnya di Sini

3. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD)

Bantuan ini diberikan kepada masyarakat desa yang mana sebelumnya masyarakat desa tersebut belum pernah mendapat bantuan dari Kemensos.

Informasinya, BLT DD ini juga tidak akan dicairkan kembali di 2023. Sebab landasan bantuan dana tersebut sudah tidak ada, yakni pandemi COVID-19.

4. Bantuan Set Top Box (STB) Gratis

Bantuan STB merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatik , perihal adanya peralihan siaran Televisi dari TV analog ke TV digital.

Baca Juga: Awas Keblokir! Segera Merapat ke Kantor Pos Sebelum Batas Waktu Pencairan Bansos Bulan Desember 2022 Berakhir

Bantuan ini diberikan untuk 6,8 juta untuk penerima manfaat.

Program bantuan ini dituntaskan pada akhir tahun 2022.***

Reporter Linda Wati
Editor Tedi Rukmana