Gadget

Samsung Galaxy S25 Ultra Hadapi Tantangan dalam Pengujian Kinerja Geekbench, Benarkah Tak Sesuai Ekspektasi?

Oleh: Fajar Ari Wibowo Senin 13 Jan 2025, 13:43 WIB
Samsung Galaxy S25 Ultra.

AYOJAKARTA.COM - Menjelang peluncuran resmi, Samsung Galaxy S25 Ultra kembali mencuri perhatian publik dengan munculnya perangkat ini dalam pengujian Geekbench.

Dikenal sebagai flagship monster yang dijanjikan akan membawa chipset terbaru yaitu Snapdragon 8 Elite yang di-overclock, Samsung Galaxy S25 Ultra malah menunjukkan hasil yang mengecewakan dalam benchmark kinerja terbaru.

Meskipun hadir dengan konfigurasi chip yang di-overclock, Samsung Galaxy S25 Ultra gagal mengesankan dalam pengujian performa.

Baca Juga: Catat! 6 Kriteria Honorer yang Ingin Diangkat sebagai PPPK Penuh Waktu, Ada Pengalaman Kerja?

Berdasarkan data yang terungkap, perangkat ini hanya mencatatkan skor 3,49 untuk single-core dan 9,93 untuk multi-core di Geekbench.

Hasil ini jauh dari ekspektasi, mengingat banyaknya ponsel flagship yang mengandalkan chipset standar Snapdragon 8 Elite yang mampu mencapai angka lebih tinggi.

Bahkan, perangkat seperti Red Magic 10 Pro, yang menggunakan Snapdragon 8 Elite dengan sistem pendinginan aktif, berhasil meraih skor yang lebih tinggi.

Peningkatan kecepatan clock yang diterapkan pada chip Galaxy S25 Ultra, dengan cluster dua inti yang bekerja pada kecepatan 4,47 GHz, tidak cukup untuk membawa perangkat ini melampaui angka 10.000 di multi-core.

Meskipun perbedaan kecepatan clock ini tergolong kecil, optimisme bahwa hal ini dapat meningkatkan performa perangkat ternyata tidak terbukti dalam pengujian awal.

Terkait dengan pengujian perangkat, Galaxy S25 Ultra yang digunakan dalam benchmark ini dilengkapi dengan RAM 12 GB, meskipun versi dengan RAM 16 GB yang lebih tinggi diperkirakan akan dirilis oleh Samsung.

Baca Juga: Tampil dengan Wajah Baru! Samsung A56 5G Hadir dengan Performa yang Gacor, Cek Bocoran Spek dan Fitur Andalannya

Hal ini dapat memberikan sedikit harapan akan skor yang lebih baik di versi lebih tinggi, namun perbedaan tersebut mungkin tidak terlalu signifikan dalam pengalaman penggunaan sehari-hari.

Meskipun hasil pengujian ini cukup mengecewakan, penting untuk dicatat bahwa perangkat ini masih dalam tahap uji coba awal.

Samsung kemungkinan besar belum menyelesaikan proses optimasi akhir, dan performa perangkat dapat berubah pada saat peluncuran resmi.

Samsung Galaxy S25 Ultra diharapkan akan debut pada 22 Januari 2025, meskipun model Galaxy S25 Slim diperkirakan baru akan dirilis beberapa bulan setelahnya.

Meskipun demikian, dengan adanya bocoran informasi ini, banyak yang menantikan bagaimana Samsung akan menanggapi hasil benchmark ini dan apakah optimasi lebih lanjut akan menghasilkan kinerja yang lebih baik.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Jinan Vania Barizky