AYOJAKARTA.COM - Apple telah menyampaikan proposal investasi secara tertulis melalui komunikasi awal.
Dengan detail rencana membawa vendor besar yang berpotensi menghasilkan penjualan minimal 1 miliar dolar.
Proposal ini mencakup rincian format investasi dan vendor yang akan dibawa ke Indonesia.
Perusahaan Apple berencana memulai pembangunan pada tahun 2025 dengan target realisasi investasi pada tahun 2026.
Baca Juga: GAJI Pensiunan PNS jadi Naik? Segini Besaran Nominal yang Akan Ditrasfer PT Taspen di Januari 2025
Meskipun pihak Indonesia berupaya mendorong percepatan realisasi ke tahun 2025.
Indonesia juga tengah mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik (EV), mulai dari baterai hingga mobil listrik.
Pemerintah telah melakukan pembicaraan dengan beberapa investor asing yang telah menunjukkan komitmen investasi untuk taahap selanjutnya.
Tiga fokus utama dalam pengembangan ini mencakup pendanaan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.
Tujuannya bukan hanya menciptakan nilai tambah tetapi juga meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
Dalam sektor mineral dan energi, Indonesia terus mendorong pengembangan industri pengolahan bauksit dan kelanjutan industri kelapa sawit beserta turunannya.
Sektor kelautan juga menjadi perhatian dengan pengembangan rumput laut, rajungan, dan ikan nila.
Pemerintah menargetkan 5 sampai 10 industri prioritas yang akan dikembangkan dengan memperimbangkan aspek pendanaan, teknologi, dan kesiapan SDM.
Terkait infrastruktur energi, pemerintah sedang mengkaji pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir melalui studi kelayakan Small Modular Reactor bersama PLN.
Beberapa negara seperti Perancis, Korea, Jepang, Rusia, dan China telah menawarkan kerja sama dalam pengembangan energi nuklir.
Pengembangan akan dilakukan melalui skema kerjasama B2B antara PLN dengan investor.***