Kecewa KJP Plus Tahap II Tahun 2024 Batal Cair Karena NJOP 1M? Ini Solusinya Agar Kembali Menjadi Penerima Bantuan

Bantuan KJP Plus Tahap II Tahun 2024

Bantuan KJP Plus Tahap II Tahun 2024

AYOJAKARTA.COMKJP Plus Tahap II Tahun 2024 bulan November-Desember cair sejak Tanggal 6 Desember kemarin.

Namun dalam proses pencairan KJP Plus Tahap II Tahun 2024 yang cair secara bertahap ini banyak para orangtua atau wali para siswa yang saat ini justru status menjadi penerima KJP Plus dibatalkan.

Pembatalan status penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dikarenakan status kepemilikan NJOP 1 M atau Milyar ini sangat membuat para orang tua atau wali para siswa kecewa, lantas apa itu NJOP diatas 1 M dan siapa yang harus bertanggung jawab jika data KJP Plus Tahap II Tahun 2024 ini tidak sesuai?

Berikut penjelasannya dan solusinya.

Baca Juga: Birokrasi Berbelit, iPhone 16 Ogah Masuk Indonesia! Simak Fakta Mengejutkannya

Perlu diketahui sebelum membahas NJOP diatas 1 M atau NJOP 1 M yang membuat status penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 ini dibatalkan, para siswa yang berhak menerima KJP Plus wajib memenuhi 3 syarat di bawah ini yaitu

· Para siswa penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 ini telah terdaftar dan aktif di satuan Pendidikan di wilayah DKI Jakarta

· Para siswa merupakan siswa dari keluarga tidak mampu yang terdaftar pada DTKS Daerah dan atau data lainnya yang telah disetujui oleh Gubernur

· Para siswa yang berdomisili di wilayah DKI Jakarta dengan dibuktikan oleh KK atau kartu keluarga ataupun surat keterangan lain dari dukcapil setempat.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo, Dijamin Hilang Permanen!

3 syarat diatas merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh para siswa yang akan menerima dana bantuan Pendidikan KJP Plus Tahap II Tahun 2024.

Namun kendati begitu, banyak para Orangtua atau wali yang merasa kecewa lantaran status penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 untuk anak- anaknya saat ini dibatalkan.

Sehingga para siswa yang dianggap memiliki latar belakang mampu seperti Listrik 1300 kwh, rumah dengan memiliki fasilitas AC, memiliki kendaraan bermotor lebih dari 2, memiliki kendaraan roda 4 atau mobil dan NJOP diatas 1 M akan dipastikan tidak layak untuk menerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dan status penerima akan dibatalkan jika memenuhi hal- hal tersebut.

Kendati begitu, jika para orangtua atau wali para siswa dalam kenyataannya atau realitanya tidak memiliki hal- hal diatas termasuk NJOP 1 M, maka orangtua atau wali dapat melakukan hal dibawah ini.

Dikutip dari akun youtube EKA NUR ARIPIN, Kamis (12/12/2024) data- data tersebut dihimpun dari beberapa instansi, seperti dinas sosial, Dukcapil, PPATK, BAPENDA yang nantinya data tersebut dikumpulkan dan diverifikasi oleh Disdik DKI Jakarta.

Terutama untuk pendataan NJOP 1 M ini dilaporkan melalui BAPENDA DKI Jakarta.

“Kalau NJOP 1 M kan ke BAPENDA,” ungkap akun tersebut yang dikutip oleh ayojakarta (12/ 12 / 24).

Selanjutnya Eka menegaskan untuk para Orangtua atau wali siswa yang statusnya dibatalkan lantaran darena adanya data NJOP 1 M ini dihimbau untuk melaporkan ke BAPENDA (Badan Pendapatan Daerah) DKI Jakarta kemudian dilanjutkan ke Disdik DKI Jakarta dengan status penolakan jika memang tidak tergolong memiliki NJOP 1M.

Baca Juga: Belum Resmi Masuk RI, iPhone 16 Belum Terpampang di Situs iBox

Sehingga para siswa yang terindikasi atau diduga memiliki NJOP 1M namun realitanya tidak sehingga status penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 ini dibatalkan.

Maka diharapkan untuk melakukan verifikasi data ulang dan menunggu di Tahap berikutnya.

Sebagai informasi NJOP atau Nilai Jual Objek Pajak merupakan salah satu variabel yang akan ada pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

NJOP ini juga bersifat tidak tetap atau dapat berubah- ubah sehingga para siswa yang diduga memiliki NJOP diatas 1 M maka akan dipastikan tidak menerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024.

Baca Juga: Bantuan KJP Plus Tahap II 2024 Dibatalkan? Mungkin Kamu Tidak Termasuk Dalam Skala Prioritas Ini, Simak Solusinya

NJOP diatas 1 M ini seperti kepemilikan properti, rumah dan lainnya yang membuat NJOP dalam perpajakan tinggi.

Demikian informasi Solusi terkait pembatalan status penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024 karena terindikasi memiliki NJOP diatas 1 M.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.