Gadget

Bocoran Fitur Privasi Samsung Galaxy S26 Ultra yang Bikin iPhone Ketar-ketir

Oleh: Katarina Erlita Sabtu 31 Jan 2026, 17:55 WIB
Samsung Galaxy Series. (Sumber: youtube.com/@tttechnology)

AYOJAKARTA.COM - Samsung kembali membuat publik heboh. Di saat mayoritas produsen ponsel menaikkan harga flagship, bocoran terbaru justru menyebut Samsung Galaxy S26 Ultra berpotensi lebih murah dari pendahulunya.

Informasi ini langsung memantik rasa penasaran, karena penurunan harga tersebut dibarengi peningkatan fitur yang tergolong signifikan.

Menurut bocoran dari leaker ternama Roland Quandt, Galaxy S26 Ultra di Eropa diperkirakan dibanderol sekitar €100 (Rp1.987.720) lebih murah dibanding Galaxy S25 Ultra.

Varian 256 GB disebut berada di kisaran €1.349 (Rp26.814.342), sementara versi 512 GB sekitar €1.469 (Rp29.199.606).

Jika dikonversi ke pasar global, harga awal S26 Ultra bisa mulai US$1.199, angka yang cukup agresif untuk kelas flagship premium.

Langkah ini dinilai sebagai strategi Samsung untuk tetap kompetitif menghadapi iPhone dan rival Android lain.

Samsung disebut memilih menyerap kenaikan biaya produksi, alih-alih membebankannya ke konsumen.

Dari sisi desain, bocoran casing resmi memperlihatkan perubahan besar. Modul kamera kini berbentuk pil vertikal, menyatukan semua lensa dalam satu frame, berbeda dari desain kamera terpisah di seri sebelumnya.

Galaxy S26 dan S26 Plus tetap mengusung layar datar, sementara S26 Ultra mempertahankan layar melengkung demi kompatibilitas dengan S Pen.

Menariknya, casing tersebut juga menampilkan cincin magnet, mengindikasikan dukungan Qi2 wireless charging.

Teknologi ini memungkinkan pengisian daya nirkabel lebih presisi, minim panas, dan lebih efisien berkat sistem magnetik.

Sektor layar menjadi salah satu daya tarik utama. Galaxy S26 Ultra dikabarkan memakai panel OLED M14 terbaru yang lebih terang dan hemat daya.

Tak hanya itu, muncul rumor fitur privacy display berbasis AI, di mana layar hanya terlihat jelas dari depan dan otomatis buram jika dilihat dari samping.

Fitur ini disebut aktif saat membuka aplikasi sensitif seperti perbankan atau email kerja.

Untuk performa, Galaxy S26 Ultra dipastikan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 secara global, sementara S26 dan S26 Plus kemungkinan memakai kombinasi Snapdragon dan Exynos 2600, tergantung wilayah.

Kamera juga ditingkatkan, termasuk sensor utama hingga 200 MP, bukaan lensa lebih lebar, serta kemampuan zoom periskop yang lebih mumpuni.

Dari sisi daya, Samsung disebut mempertimbangkan baterai di atas 5.000 mAh dengan fast charging hingga 60W, plus dukungan Qi2.

Semua ini akan berjalan di One UI 8.5 berbasis Android 16 dengan integrasi AI yang lebih dalam.

Jika bocoran ini akurat, maka Samsung Galaxy S26 Ultra berpotensi menjadi salah satu flagship paling menarik di 2026, sebab fitur naik kelas, desain segar, dan harga justru turun.

Dan tentunya semua fitur tersebut bisa membuat iPhone ketar-ketir. Jika Apple tidak merespons di generasi berikutnya, posisi iPhone Pro sebagai “flagship paling rasional” bisa benar-benar tergeser.

Peluncuran Samsung Galaxy S26 Ultra diprediksi berlangsung akhir Februari 2026, dengan penjualan mulai Maret.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita