Gadget

iPhone Lipat Apple Akhirnya Hadir: Spesifikasi, Fitur, dan Strategi Rilis Terbaru 2026

Oleh: Fina Salsabila Aura Sabtu 24 Mei 2025, 14:32 WIB
iPhone Lipat Apple Akhirnya Hadir: Spesifikasi, Fitur, dan Strategi Rilis Terbaru 2026

AYOJAKARTA.COM - Apple akhirnya memutuskan untuk memasuki pasar smartphone lipat yang selama ini dikuasai oleh kompetitor seperti Samsung, Huawei, dan Google, dengan mengembangkan iPhone lipat yang diberi nama kode Project V68.

Berdasarkan laporan dari Sina Tech, Apple telah melewati tahap konsep awal dan saat ini sedang dalam fase pengembangan intensif untuk produk revolusioner ini.

Desain iPhone lipat Apple akan mengadopsi format fold-out yang mirip dengan Samsung Galaxy Fold, di mana layar dapat dilipat melebar ke samping, bukan model flip seperti Samsung Galaxy Z Flip.

Baca Juga: Jangan Berharap Dulu! Pencairan BPNT Rp600.000 Tahap Kedua Belum Ada Tanda-Tanda

Spesifikasi layar yang terungkap menunjukkan ukuran 7,8 hingga 8 inci ketika dibuka penuh, memberikan pengalaman visual yang luas seperti tablet mini.

Sementara dalam posisi terlipat akan berukuran antara 5,5 hingga 5,7 inci yang hampir menyerupai iPhone 13 namun sedikit lebih kompak.

Ketebalan perangkat menjadi fokus utama Apple, dengan target mencapai hanya 9,5 milimeter saat terlipat dan 4,5 milimeter saat terbuka, dimensi yang sangat tipis untuk sebuah smartphone lipat.

Material body akan tetap menggunakan titanium premium yang telah menjadi ciri khas iPhone terbaru. Dengan tujuan menciptakan perangkat yang ringan namun tetap kokoh dan elegan sesuai standar kualitas Apple yang tinggi.

Baca Juga: BPNT Rp600.000 Tahap 2 Mulai Cair, Cek Status Rekening Kamu Sekarang

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Apple dalam pengembangan iPhone lipat adalah upaya menghilangkan bekas lipatan atau crease yang biasanya muncul pada layar smartphone lipat setelah penggunaan berulang.

Apple dikabarkan sedang mengembangkan teknologi display yang revolusioner untuk meminimalkan atau bahkan menghilangkan jejak lipatan yang sering menjadi keluhan pengguna smartphone lipat dari brand lain.

Namun, dalam hal sistem keamanan, iPhone lipat ini menghadirkan perubahan signifikan dengan tidak menggunakan Face ID yang telah menjadi trademark iPhone sejak iPhone X.

Sebagai gantinya, Apple akan mengimplementasikan Touch ID yang ditempatkan pada tombol samping, teknologi yang telah digunakan pada iPad Mini dan iPad Air terbaru.

Baca Juga: Kejutan Juni 2025! 66,92 Triliun Rupiah Siap Disalurkan untuk 1,52 Juta Guru ASN Sepanjang 2025

Keputusan ini mungkin mengecewakan sebagian pengguna yang mengharapkan Touch ID under-display yang sudah tersedia pada banyak smartphone Android, bahkan yang berharga lebih terjangkau.

Meskipun demikian, Touch ID pada tombol samping telah terbukti reliable dan responsif pada produk iPad, sehingga diharapkan dapat memberikan pengalaman unlock yang cepat dan aman pada iPhone lipat.

Keterlambatan Apple dalam merilis smartphone lipat dibandingkan kompetitor sebenarnya menunjukkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan produk yang benar-benar matang dan berkualitas tinggi.

Dengan fokus pada detail-detail teknis yang mungkin diabaikan oleh produsen lain yang terburu-buru memasuki pasar.

Prediksi harga iPhone lipat Apple berkisar antara $2.000 hingga $2.300 atau setara dengan Rp 30-35 juta.

Posisi harga yang menempatkannya sebagai produk premium bahkan dibanding iPhone Pro Max yang saat ini dijual sekitar Rp 25 juta.

Harga tersebut mencerminkan kompleksitas teknologi dan inovasi yang dihadirkan, serta positioning Apple sebagai brand premium yang tidak pernah bersaing dalam hal harga melainkan kualitas dan eksklusivitas.

Yang lebih menarik lagi adalah strategi rilis Apple yang akan mengalami perubahan fundamental mulai tahun 2026, di mana perusahaan akan memisahkan jadwal peluncuran model base dan model Pro.

Berdasarkan roadmap dari analis Ming-Chi Kuo, iPhone model base akan dirilis pada kuartal pertama (Maret-April), sementara varian Pro akan tetap mengikuti jadwal tradisional September.

Strategi ini dimulai dengan iPhone 17 dan 17E yang akan rilis awal 2026, diikuti iPhone 18 Pro, 18 Pro Max, dan 18 Ultra pada September 2026.

Pola ini akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya, mirip dengan strategi Samsung yang memisahkan rilis Galaxy S series dan Galaxy A series.

Pendekatan ini memberikan keuntungan bagi konsumen karena fitur-fitur premium dari model Pro tahun sebelumnya kemungkinan akan diturunkan ke model base tahun berikutnya.

Hal ini memberikan value yang lebih baik bagi konsumen yang tidak selalu membutuhkan spesifikasi tertinggi.

Strategi pemisahan jadwal rilis ini juga memungkinkan Apple untuk mempertahankan momentum penjualan sepanjang tahun, bukan hanya bergantung pada periode September.

Sekaligus memberikan waktu lebih bagi konsumen untuk mempertimbangkan pilihan antara model base yang lebih terjangkau atau menunggu model Pro dengan fitur terdepan.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Katarina Erlita