AYOJAKARTA.COM - Dalam beberapa hari terakhir, pasar smartphone di AS dihebohkan dengan fenomena penjualan iPhone bekas dengan harga yang fantastis.
Situasi ini dipicu oleh larangan penggunaan TikTok yang membuat aplikasi tersebut tidak dapat diunduh kembali dari App Store, sehingga perangkat yang masih memiliki aplikasi ini menjadi sangat berharga.
Warga Amerika Serikat (AS) kini ramai-ramai menjual iPhone bekas yang masih terpasang aplikasi TikTok tersebut.
Diketahui, TikTok telah dihapus dari Apple App Store dan Google Play Store di AS akibat masalah hukum yang berkaitan dengan undang-undang yang disahkan oleh mantan Presiden Joe Biden.
Baca Juga: HORE! Dana KJP Plus yang Sempat Dibatalkan Akan Segera Cair, Catat Jadwal dan Cara Mengeceknya
Hal ini membuat pengguna yang menghapus aplikasi TikTok kesulitan untuk mengunduh ulang.
Penghapusan aplikasi Tiktok pada App Store tersebut membuat warga AS berbondong-bondong menjual iPhone yang terpasang aplikasi TikTok dengan harga fantastis, terutama para penjual.
Situasi ini menciptakan peluang bagi penjual untuk mendapatkan keuntungan besar dari perangkat yang terhubung dengan aplikasi yang saat ini tidak tersedia secara resmi di AS.
Seperti dikutip dari tvOnenews, Senin (27/1/2025) sejumlah penjual di eBay mulai menawarkan iPhone bekas yang masih memiliki aplikasi TikTok dengan harga fantastis.
Beberapa iPhone, seperti iPhone 12 Pro Max, dijual dengan harga mencapai USD 50.000 (sekitar Rp 809 juta).
Bahkan ada penawaran hingga USD 4,97 juta untuk ponsel dengan aplikasi TikTok dan Capcut.
Penjualan ini menunjukkan permintaan tinggi terhadap perangkat yang memiliki akses ke TikTok, karena pengguna tidak dapat mengunduhnya kembali setelah dihapus.
Penelusuran dengan kata kunci "TikTok phone" menunjukkan lebih dari 24.000 hasil pencarian di eBay.
Meski demikian, pengguna yang sudah memiliki aplikasi TikTok dapat terus menggunakannya, mereka tidak bisa mengunduh ulang atau mendapatkan pembaruan, yang dapat mempengaruhi performa aplikasi di masa depan.
Situasi ini menciptakan peluang bagi penjual untuk mendapatkan keuntungan besar dari perangkat yang terhubung dengan aplikasi yang saat ini tidak tersedia secara resmi di AS. ***