AYOJAKARTA.COM - Samsung baru saja merilis Galaxy S25 Series dengan berbagai peningkatan signifikan pada desain, kinerja, dan sistem operasi One UI 7.
Salah satu hal pertama yang terlihat pada Galaxy S25 Ultra adalah perubahan pada desain kamera.
Modul kamera kini terlihat lebih tebal dengan ring kamera yang lebih besar, memberikan kesan lebih elegan.
Desain ini terinspirasi dari Galaxy Z Fold 6, dengan sudut yang lebih membulat sehingga lebih nyaman saat digenggam.
Selain itu, frame samping kini flat, berbeda dengan model sebelumnya yang melengkung, memberikan kenyamanan lebih saat menggunakan perangkat dalam posisi tidur samping.
Baca Juga: Huawei Makin Perkasa: Berawal dari Keterpurukan hingga Mengancam Dominasi Teknologi Barat
Samsung juga mengklaim bahwa bezel di S25 Ultra kini lebih tipis, menjadikannya bezel tertipis dalam sejarah Galaxy S Series.
Bobotnya juga lebih ringan sekitar 15 gram, memberikan pengalaman yang lebih nyaman saat digunakan.
Performa dan Kamera
Secara performa, Galaxy S25 Ultra kini mengusung chipset Snapdragon 8 Elite yang menawarkan peningkatan signifikan di CPU, GPU, dan NPU, masing-masing meningkat 37 persen, 30 persen, dan 40 persen.
Sistem pendingin juga ditingkatkan sebesar 40 persen, yang memungkinkan perangkat lebih baik dalam mengelola panas.
Peningkatan lainnya adalah pada sektor kamera, dengan lensa ultrawide yang kini memiliki resolusi 50 megapiksel, lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya 12 megapiksel.
Untuk varian Galaxy S25 Plus dan S25 Regular, meski desain dan kamera hampir serupa dengan S25 Ultra, peningkatan paling signifikan terdapat pada penggunaan chipset.
Snapdragon 8 Elite menggantikan Exynos 2400 yang digunakan pada model sebelumnya, peningkatan pada sistem pendinginan juga mencapai 15 persen.
One UI 7: Pembaruan Fitur dan Tampilan
Salah satu pembaruan terbesar datang dari sistem operasi One UI 7.
Fitur "Pulau Dinamis" yang dinamakan "100 Bar" kini tersedia di sisi layar, berbeda dengan desain sebelumnya yang berada di tengah.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk lebih mudah multitasking tanpa harus keluar dari aplikasi yang sedang dibuka.
One UI 7 juga membawa perubahan pada tampilan lockscreen dengan fitur Nob yang memudahkan navigasi.
Tak hanya itu, kontrol musik dan media juga lebih mudah diakses melalui control panel baru.
Salah satu fitur unggulan lainnya adalah kemampuan generative edit, yang kini bisa menghilangkan objek dan bahkan bayangannya dalam foto.
Untuk videografi, mode "Lock" pada aplikasi kamera memungkinkan pengguna melakukan pengaturan warna dan cahaya lebih fleksibel.
Fitur AI yang Meningkat
Salah satu fitur menarik lainnya adalah integrasi dengan Google, seperti penggunaan AI untuk membantu mencari resep atau bahkan memberikan ringkasan aktivitas harian.
Fitur "Now Brief" memberikan informasi cuaca, jadwal, dan berita penting setiap pagi, serta ringkasan aktivitas setiap malam.
Ini menjadikan Samsung Galaxy S25 Series semakin pintar dan efisien.
Baca Juga: Samsung Galaxy S25 Series Dikenalkan di San Jose, Semua Seri Dilengkapi RAM 12GB
Harga dan Varian
Dari segi harga, Galaxy S25 Series mengalami sedikit kenaikan sekitar satu juta rupiah dibandingkan model sebelumnya.
Namun, kenaikan harga ini diimbangi dengan berbagai fitur tambahan, termasuk RAM yang kini dimulai dari 12GB pada varian reguler.
Model S25 Ultra menawarkan berbagai bonus menarik, dan untuk pertama kalinya, model ini tidak lagi tersedia dengan RAM 8GB pada varian reguler.
Rumor S25 Slim
Terkait dengan Galaxy S25 Slim, yang sempat diungkap melalui sebuah event, perangkat ini tampaknya lebih tipis dengan dua lensa belakang.
Namun, perangkat ini masih dalam tahap prototype dan belum dipasarkan.
Dengan berbagai pembaruan yang dihadirkan, Galaxy S25 Series menunjukkan bahwa Samsung terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan penggunanya.
Baik dari segi desain, performa, hingga fitur-fitur canggih yang memanfaatkan kecerdasan buatan.