Gaya Hidup

Tips Memasak Opor Ayam agar Kuah Tidak Pecah dan Tetap Gurih

Oleh: Katarina Erlita Kamis 12 Mar 2026, 21:54 WIB
Ilustrasi Opor Ayam Menu Lebaran. (Sumber: Pexels/ Juan Anatama)

AYOJAKARTA.COM - Menu Opor Ayam hampir selalu hadir di meja makan saat perayaan Idul Fitri.

Hidangan bersantan ini dikenal dengan kuah kuning gurih yang berpadu sempurna dengan ketupat atau lontong.

Namun, banyak orang sering mengalami masalah kuah opor pecah atau terlihat berminyak saat dimasak.

Padahal, dengan teknik memasak yang tepat, kuah opor bisa tetap creamy, gurih, dan tidak terpisah minyaknya.

Gunakan Bumbu Rempah yang Lengkap

Untuk membuat opor ayam yang lezat, diperlukan bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar, merica, jahe, dan pala.

Selain itu, tambahkan rempah aromatik seperti serai, lengkuas, dan daun salam untuk memperkuat aroma masakan.

Bumbu tersebut dihaluskan terlebih dahulu sebelum ditumis hingga harum. Proses menumis ini penting agar aroma rempah keluar dan rasa opor lebih kaya.

Rebus Ayam Terlebih Dahulu

Salah satu langkah penting adalah merebus ayam sekitar 20 menit sebelum dimasak bersama bumbu.

Cara ini membantu daging ayam menjadi lebih empuk dan memudahkan bumbu meresap.

Setelah direbus, ayam bisa dimasukkan ke dalam tumisan bumbu yang sudah matang, lalu tambahkan air secukupnya dan masak hingga mendidih.

Masukkan Santan dengan Api Kecil

Kunci utama agar kuah opor tidak pecah adalah mengatur suhu saat santan dimasukkan.

Santan merupakan campuran air dan lemak yang sangat sensitif terhadap panas tinggi.

Jika dimasak dengan api besar, struktur santan akan rusak sehingga minyak terpisah dari kuah.

Karena itu, saat santan dimasukkan, kecilkan api dan segera aduk perlahan agar santan tercampur rata dengan bumbu.

Gunakan Teknik Simmering

Teknik memasak yang dianjurkan adalah simmering, yaitu memasak dengan api kecil stabil sehingga kuah hanya bergerak pelan tanpa mendidih keras.

Teknik ini membantu santan menyatu dengan bumbu dan menghasilkan kuah yang lebih lembut serta creamy.

Selain itu, simmering memberi waktu bagi bumbu untuk meresap sempurna ke dalam daging ayam sehingga rasanya lebih gurih.

Masak Hingga Santan Benar-Benar Matang

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah memasak opor terlalu sebentar. Santan yang belum matang bisa membuat masakan cepat basi.

Idealnya, opor dimasak sekitar 10–15 menit setelah santan dimasukkan sambil terus diaduk perlahan.

Jika kuah terlihat bergerak lembut tanpa letupan besar dan aroma rempah mulai keluar, berarti suhu sudah tepat.

Tambahkan Bawang Goreng untuk Aroma Lebih Sedap

Setelah opor matang, taburkan bawang goreng di atasnya untuk menambah aroma dan cita rasa. Opor ayam pun siap disajikan bersama ketupat atau nasi hangat.

Dengan mengatur api tetap kecil, menggunakan teknik simmering, serta mengaduk santan secara perlahan, kuah opor ayam akan tetap lembut, gurih, dan tidak pecah.

Teknik sederhana ini bisa membuat hidangan Lebaran terasa lebih sempurna di meja makan keluarga.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita