AYOJAKARTA.COM - Mudik Lebaran menjadi tradisi tahunan yang dinantikan banyak masyarakat Indonesia.
Namun sebelum meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama, warga perlu memastikan kondisi rumah benar-benar aman agar terhindar dari risiko kebakaran maupun kejadian yang tidak diinginkan.
Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah selama musim mudik.
Berdasarkan data yang dibagikan akun Instagram Cepat Respon Jakarta, tercatat sebanyak 135 kasus kebakaran terjadi di berbagai wilayah DKI Jakarta sepanjang tahun 2025.
Sebagian besar kejadian kebakaran rumah dipicu oleh faktor kelalaian, seperti instalasi listrik yang tidak aman, penggunaan peralatan elektronik yang masih terhubung dengan listrik, hingga kebocoran gas dari tabung LPG.
Karena itu, warga yang akan pulang kampung saat Lebaran diimbau melakukan sejumlah langkah pencegahan agar rumah tetap aman selama ditinggalkan.
7 Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Mudik
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran ketika rumah kosong saat mudik:
1. Matikan aliran listrik dan cabut perangkat elektronik
Sebelum meninggalkan rumah, pastikan seluruh perangkat elektronik sudah dimatikan dan stekernya dicabut dari stopkontak.
Hal ini penting untuk mencegah korsleting listrik yang bisa memicu kebakaran.
2. Kosongkan kulkas jika ditinggal lama
Jika rumah akan ditinggal lebih dari beberapa hari, sebaiknya kosongkan isi kulkas dan cabut colokannya dari sumber listrik.
3. Rapikan kabel listrik di lantai
Kabel yang berserakan di lantai berpotensi rusak atau terkena air sehingga memicu hubungan arus pendek. Pastikan kabel tersusun rapi dan tidak terpapar air.
4. Matikan lampu rumah
Pastikan semua lampu sudah dimatikan sebelum berangkat mudik. Jika diperlukan, gunakan lampu pintar atau lampu sensor otomatis yang dapat diatur dari jarak jauh.
5. Lepaskan regulator tabung gas
Tabung gas sebaiknya dilepas dari regulator dan disimpan di area yang memiliki sirkulasi udara baik untuk menghindari risiko kebocoran.
6. Pastikan puntung rokok benar-benar padam
Jika ada anggota keluarga yang merokok, pastikan tidak ada puntung rokok yang masih menyala sebelum dibuang.
7. Beri tahu tetangga dan pengurus lingkungan
Sebelum mudik, sebaiknya laporkan kepada tetangga, ketua RT, atau petugas keamanan setempat bahwa rumah akan ditinggalkan sementara.
Dengan begitu, mereka dapat membantu memantau kondisi rumah selama ditinggal.
Langkah-langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi potensi kebakaran rumah saat musim mudik.
Selain menjaga keselamatan rumah, persiapan ini juga memberikan rasa tenang bagi pemilik rumah selama perjalanan pulang kampung.
Dengan memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum berangkat, masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik Lebaran dengan lebih nyaman tanpa khawatir terhadap risiko kebakaran di rumah yang ditinggalkan.***