Gaya Hidup

Fakta Psikologi: Ini 5 Tanda Kamu Sedang Mengalami Kekerasan Mental, Segera Cari Dukungan

Oleh: Dhiajeng Ayu Utri Agustin Jumat 30 Agu 2024, 16:19 WIB
Ilustrasi. 5 Tanda Kamu Sedang Mengalami Kekerasan Mental

AYOJAKARTA.COM - Pernahkah kamu mendengar isilah kekerasan mental? Atau jangan-jangan kamu pernah mengalaminya? Yuk kenali tanda-tanda kamu sedang mengalami kekerasan mental.

Kekerasan mental atau yang bisa disebut juga dengan mental abuse yaitu merupakan sebuah bentuk kekerasan emosional.

Seseorang yang melakukan kekerasan mental ini akan menggunakan kata-kata, tindakan, atau manipulasi psikologis untuk mengendalikan, merendahkan atau menyakiti orang lain secara emosional.

Ada banyak macam kekerasan mental ini, mulai dari kritik yang terus menerus, penghinaan, kontrol yang berlebihan, manipulasi hingga membuat korban ketergantungan secara emosional.

Baca Juga: 7 Ide Usaha Modal Kecil Bisa Dilakukan di Depan Rumah, Jualan Pulsa dan Aksesoris HP Patut Dicoba

Perlu diketahui bahwa seringkali kekerasan mental ini tidak disadari karena bentuknya yang halus dan bertahap.

Bagi korban yang mengalami kekerasan mental atau mental abuse ini disarankan untuk segera mencari dukungan dari orang-orang terdekat dan membangun keberanian untuk melindungi diri sendiri.

Dalam sebuah fakta psikologi, seseorang yang mengalami kekerasan mental atau mental abuse akan menunjukkan tanda-tanda yang perlu disadari segera.

Baca Juga: 10 Jurusan S1 Paling Susah Ditembus di Universitas Padjadjaran (UNPAD), Keketatan Tertinggi Ada di Prodi Teknik

Lantas, apa saja sih tanda kamu mengalami kekerasan mental?

Dikutip dari akun Instagram @ayankirma, berikut ini 5 tanda kamu mengalami kekerasan mental atau mental abuse.

1. Sering merasa tidak berharga

Tanda kamu mengalami mental abuse atau kekerasan mental yang pertama yaitu kamu sering merasa tidak berharga.

Dihadapan orang lain, kamu sering merasa tidak cukup baik dan apapun yang kamu lakukan selalu salah.

Orang yang melakukan kekerasan mental, akan terus menerus membuat kamu merasa tidak berharga dengan membicarakan hal-hal yang merendahkan kamu.

2. Dikontrol dan dimanipulasi

Tanda kamu mengalami mental abuse atau kekerasan mental yang kedua yaitu kamu akan dikontrol dan dimanipulasi.

Pelaku kekerasan mental akan senang mengatur-ngatur kehidupan kamu, mulai dari siapa yang boleh kamu temui, ke mana kamu pergi hingga mengatur kegiatan kamu sehari-hari.

Terkadang, hal ini membuat kamu merasa bersalah atau membuat kamu merasa bertanggung jawab atas perasaannya.

Baca Juga: Info Valid dari Pusat! PKH, BPNT, dan 6 Bansos Siap Salur Awal September Via KKS, Bank, dan Kantor Pos, BLT MRP Ikut Cair?

3. Dibuat bingung dengan realita

Tanda kamu sedang mengalami mental abuse atau kekerasan mental yaitu kamu akan dibuat bingung dengan realita.

Pelaku akan sering membuat kamu meragukan ingatan hingga perasaan kamu sendiri.

Misalnya saja ketika kamu mengingat sesuatu dengan jelas. tapi dia justru menganggap kamu yang salah atau menganggap tidak pernah kejadian.

Hal ini justru membuat kamu menjadi ragu pada diri sendiri dan mulai mempertanyakan diri sendiri.

4. Dijauhkan dari teman dan keluarga

Salah satu tanda kamu sedang mengalami mental abuse atau kekerasan mental yaitu kamu akan dijauhkan dari teman dan keluarga.

Saat kamu merasa tiba-tiba jadi jarang bertemu dengan teman-teman atau keluarga karena dia tidak suka, maka kamu eru waspada karena ini menjadi salah satu tanda bahaya.

Biasa jadi dia sedang berusaha membuat kamu bergantung sepenuhnya dengan dirinya.

5. Perasaan naik turun tidak karuan

Perasaan naik turun tidak karan menjadi salah satu tanda bahwa kamu sedang mengalami kekerasan mental.

Kamu seringkali merasa cemas, takut, bahkan hingga membuat kamu menjadi depresi.

Terkadang kamu akan dibuat bingung sendiri dengan perasaan kamu, karena dia sedang membuat kamu merasa terjebak di situasi yang membuatnya merasa tidak nyaman.

itulah tadi informasi mengenai 5 tanda kamu sedang mengalami kekerasan mental atau mental abuse. Semoga bermanfaat.***

Reporter Dhiajeng Ayu Utri Agustin
Editor Desi Kris