AYOJAKARTA.COM - Ada 5 tanda trauma yang bisa jadi ada dalam dirimu. Namun kamu sendiri tidak menyadarinya.
Terkadang kita melakukan suatu kegiatan yang tanpa sadar banyak hal yang sudah terjadi di hidup kita.
Secara tidak sengaja juga hal-hal itulah yang sudah membentuk kita saat ini.
Termasuk trauma. Baik terhadap sesuatu, situasi, keadaan atau yang lain.
Berikut 5 tanda trauma yang bisa jadi ada dalam dirimu tapi kamu sendiri tidak menyadarinya.
Baca Juga: Yakin Kasus Vina Bukan Kecelakaan, Kuasa Hukum Keluarga Tetap Teguh Pada Dugaan Pembunuhan Berencana
Apa saja? Ayojakarta.com melansirna Instagram @psikologiindonesia_, Senin 29 Juli 2024.
1. Reaksi Berlebihan
Bisa jadi itu hanya sesuatu yang sebenarnya 'sepele'.
Namun, karena adanya trauma membuatmu jadi lebih sensitif terhadap situasi atau hal tertentu.
Apalagi jika itu mengingatkan pada peristiwa traumatis. Seperti kaget berlebihan, respons marah atau serangan panik.
2. Perfeksionis yang Ekstrim
Tidak ada salah dengan sifat perfeksionis. Namun jika sudah ekstrim atau berlebihan, tentu tidak baik.
Baca Juga: 10 PTS Terbaik 2024 Versi SCImago Journal Rankings (SJR), Ada Kampusmu?
Dan trauma bisa memicu kebutuhan kuat untuk mengontrol lingkungan dan diri sendiri.
Seseorang bisa jadi sangat kaku dan kesalahan kecil apapun bisa memicu kecemasan dan kritik diri yang keras.
3. Pola Keterikatan yang Tidak Sehat
Trauma bisa mempengaruhi hubungan dengan orang lain.
Kamu bisa menarik diri secara emosional atau terlalu bergantung pada pasangan atau teman.
Keterikatan yang tidak sehat ini jadi cara untuk cari rasa aman yang mungkin tidak terpenuhi di masa lalu.
4. People Pleaser
Trauma masa lalu terkadang memicu respons harus selalu ada dan jadi 'penyelamat' bagi porang lain.
Kamu bisa mengorbankan kebutuhan dan kesejahteraan diri sendiri untuk membantu orang lain.
Karena secara tidak sadar, hal ini memberimu rasa kontrol dan mengurangi fokus pada trauma sendiri.
5. Gangguan Tidur
Trauma seringkali mengganggu pola tidur.
Termasuk sulit tidur, bangun tengah malam atau mimpi buruk yang intens dan berulang.
Baca Juga: 10 Kampus Terbaik di Yogyakarta Versi UniRank 2024, Didominasi Negeri Atau Swasta?
Ini terjadi sebagai respon otak yang masih memproses dan berusaha memahami pengalaman traumatis.***