Gaya Hidup

Edukasi Psikologi: Memahami Kompleksitas Masalah Kesehatan Mental, tidak Disebabkan oleh Faktor Tunggal

Oleh: Muhammad Imansyah Senin 29 Jul 2024, 17:25 WIB
Masalah kesehatan mental perlu dipahami secara kompleksitas dalam edukasi psikologi ini

AYOJAKARTA.COM - Banyak orang tua yang bertanya-tanya mengapa anaknya terkena gangguan mental.

Menurut dokter Jiemi di akun TikTok pribadinya @jiemiardian, pertanyaan ini sering kali muncul dari keyakinan bahwa ada penyebab utama tunggal yang signifikan di balik masalah kesehatan mental.

Berikut ulasan dari sisi edukasi psikologi.

Baca Juga: 12 Tanda Kesehatan Mental Seseorang Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Salah Satunya Sering Membatalkan Rencana

Kesalahpahaman Umum

Banyak orang berasumsi bahwa masalah kesehatan mental muncul dari satu peristiwa besar yang mengganggu. Misalnya, mereka mungkin berpikir:

- "Oh, mereka seperti ini karena skripsi mereka."

- "Oh, mereka seperti ini karena putus cinta."

- "Oh, mereka seperti ini karena konflik keluarga atau perceraian."

Beberapa bahkan percaya bahwa kurangnya rasa syukur, praktik keagamaan yang tidak memadai, atau hubungan yang lemah dengan Tuhan dapat menjadi akar penyebabnya.

Asumsi-asumsi ini mencerminkan keyakinan yang tersebar luas tetapi salah bahwa ada penyebab tunggal di balik gangguan kesehatan mental.

Baca Juga: Edukasi Psikologi: Pentingnya Ikatan yang Kuat antara Orangtua dan Anak bagi Kesehatan Mental

Realitas Kesehatan Mental

Masalah kesehatan mental tidak pernah disebabkan oleh satu faktor tunggal. Kondisi ini selalu merupakan hasil interaksi kompleks dari berbagai faktor.

Faktor-faktor tersebut meliputi:

- Genetika: Sifat bawaan dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap kondisi kesehatan mental.

- Pola Asuh: Cara seseorang dibesarkan dapat memengaruhi kesehatan mentalnya.

- Diet dan Nutrisi: Apa yang kita makan dapat memengaruhi kesejahteraan mental kita.

- Gaya Hidup dan Aktivitas: Rutinitas dan aktivitas harian kita berperan.

- Trauma: Pengalaman traumatis masa lalu dan saat ini turut berperan.

- Stresor: Faktor stres saat ini, seperti tekanan pekerjaan atau sekolah.

- Hubungan: Interaksi dan hubungan kita dengan orang lain.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sudah Kecanduan Media Sosial, Hati-Hati Kesehatan Mental Terganggu

Kompleksitas dalam Kesehatan Mental

Meskipun para orang tua telah mendapatkan uraian sifat masalah yang beragam, mereka merasa sulit untuk memahami bahwa tidak ada penyebab tunggal yang sederhana.

Gangguan kesehatan mental pada dasarnya rumit, dan menyederhanakannya menjadi satu penjelasan sederhana adalah menyesatkan dan tidak membantu.

Penyederhanaan Media

Media sering menyederhanakan penyebab masalah kesehatan mental, mengaitkannya dengan hal-hal seperti biaya sekolah yang terlambat, putus cinta, atau stres akademis.

Namun, kesehatan mental selalu merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling terkait.

Baca Juga: Seutas Nasihat dari Psikolog untuk Kamu yang sedang Berjuang Menghadapi Masalah Kesehatan Mental

Pendekatan Holistik

Kita harus menghindari penyederhanaan berlebihan terhadap masalah serius dan rumit ini dengan penjelasan konsep tunggal.

Sebaliknya, kita harus mengenali dan menerima kompleksitas masalah kesehatan mental.

Memahami kompleksitas kesehatan mental sangat penting untuk dukungan dan pengobatan yang efektif.

Kesimpulan

Gangguan kesehatan mental itu rumit dan memiliki banyak sisi bukan karena penyebab tunggal.

Gangguan tersebut tidak dapat dikaitkan dengan satu penyebab atau disederhanakan menjadi penjelasan yang mudah.

Mengenali kompleksitas masalah ini sangat penting untuk memberikan perawatan dan dukungan yang tepat berupa edukasi psikologi.***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Kartika Endah Prihatin