AYOJAKARTA.COM – Semua orang pastinya lebih menghargai sebuah kejujuran dan tidak suka dengan kebohongan, bahkan banyak orang yang tidak bisa mentolerir sebuah kebohongan.
Meski begitu, ada saja orang yang tetap melakukan kebohongan untuk keuntungan pribadinya. Padahal sebuah kebohongan dapat merusak suatu hubungan bahkan dapat merugikan orang lain.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara untuk mencari tahu apakah seseorang sedang berbohong atau tidak agar tidak mudah ditipu. Untuk mengetahui caranya, simaklah penjelasan berikut ini:
1. Perhatikan mata lawan bicara
Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak adalah melihat gerak-gerik matanya, menurut psikologi mata manusia dapat menggambarkan suasana hatinya.
Baca Juga: Auto Dipecat Secara Tidak Hormat! 5 Pelanggaran yang Dilarang Keras bagi ASN atau PNS dan PPPK
Ketika seseorang sedang berbohong, otomatis matanya akan bergerak ke sebelah kanan untuk mencari alasan. Selain itu, orang yang sedang berbohong biasanya akan menghindari kontak mata.
2. Perubahan gaya bicara
Untuk mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak cobalah untuk memperhatikan gaya bicaranya, biasanya gaya bicara orang yang sedang berbohong akan berubah.
Apalagi jika kamu sudah lama mengenal orang itu, pastinya kamu sudah hafal dengan gaya bicaranya yang biasa serta karakteristiknya.
3. Perhatikan perubahan nafas
Ketika seseorang sedang berbohong, detak jantungnya akan terus meningkat sehingga nafasnya menjadi cepat. Biasanya,orang yang sedang berbohong akan mengambil nafas dalam-dalam untuk menenangkan perasaannya.
Oleh karena itu untuk mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak kamu bisa memperhatikan perubahan nafasnya.
Baca Juga: Siapkan dari Sekarang! Dokumen Wajib dan Pendukung yang Harus Dipenuhi Pendaftar CPNS
4. Perhatikan intonasi bicaranya
Kamu juga bisa mengetahui apakah seseorang sedang berbohong atau tidak melalui intonasi bicaranya, menurut beberapa ahli psikologi seseorang akan menaikan nada bicaranya dengan spontan serta penjelasan yang panjang.
Hal ini bahkan dilakukan tanpa disadari, biasanya hal ini dilakukan agar lawan bicara dapat mendengarnya dengan jelas.***