AYOJAKARTA.COM – Keamanan finansial merupakan dambaan bagi setiap orang, terutama mereka yang telah lepas dari orang tua dan mulai bekerja.
Namun, memasuki era digital ini, keamanan finansial menghadapi berbagai tantangan, terutama godaaan e-commerce.
Bagi para Milenial dan Gen Z, dua generasi yang dianggap paling melek digital, finansial mereka seringkali jebol karena gagal menghadapi kemudahan berbelanja secara online.
Nah, berikut ini, kami berikan 8 tips finansial untuk menyehatkan keuangan.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Ekstrovert, Apa Saja?
1. Bayarlah Tunai, Bukan Paylater
Latihlah kesabaran dan kontrol diri kamu terhadap keuangan.
Jika kamu bersabar dan menabung untuk membeli barang yang kamu butuhkan, kamu akan membayar dengan uang tunai atau kartu debit.
Hal ini akan menghindarkan dirimu dari penggunaan kartu kredit atau paylater.
Paylater adalah pinjaman yang menumpuk bunga kecuali kamu mampu melunasi tagihannya secara penuh setiap bulan.
Paylater dapat membantu membangun skor kredit yang baik, namun gunakanlah paylater untuk keadaan darurat saja.
2. Mendidik Diri Sendiri
Ambil alih masa depan finansial kamu dan bacalah beberapa buku dasar tentang keuangan pribadi.
Baca Juga: Ini Dia 20 PTN dengan Rata-Rata Nilai UTBK Tertinggi pada SNBT, Ada PTN Incaranmu?
Setelah berbekal pengetahuan, jangan biarkan siapapun membawa dirimu keluar jalur.
Baik orang terdekat yang mendorong kamu untuk menghambur-hamburkan uang atau teman yang merencanakan perjalanan dan acara mahal yang tidak mampu kamu bayar.
Teliti para profesional seperti perencana keuangan, pemberi pinjaman hipotek, atau akuntan sebelum menggunakan jasa mereka.
3. Belajar Mengatur Anggaran
Setelah kamu membaca beberapa buku keuangan pribadi, kamu akan memahami dua aturan.
Baca Juga: Halo Effect:Trik Psikologi Ampuh untuk Membuat Orang Lain Terkesan, Ikuti 5 Langkah Ini
Jangan pernah membiarkan pengeluaran kamu melebihi pemasukan, dan perhatikan kemana uang pergi.
Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan membuat anggaran dan membuat rencana pengeluaran pribadi untuk melacak uang yang masuk dan keluar.
Melacak pengeluaran, seperti biaya nongkrong yang mahal, bisa menjadi peringatan yang berharga.
Perubahan kecil dalam pengeluaran sehari-hari berada di bawah kendali dirimu dan dapat mempengaruhi situasi keuangan.
Menjaga pengeluaran bulanan, seperti sewa rumah serendah mungkin dapat menghemat uang dari waktu ke waktu.
Hal ini juga akan menempatkan dirimu pada posisi untuk berinvestasi di rumah kamu sendiri lebih cepat daripada nanti.
4. Menyiapkan Dana Darurat
Mantra dalam keuangan pribadi adalah "bayar diri kamu terlebih dahulu," yang artinya, menabung untuk keadaan darurat dan masa depan kamu.
Baca Juga: 7 Tanda Bahasa Tubuh Pria yang Diam-Diam Jatuh Cinta Kepadamu
Praktik sederhana ini membuat kamu terhindar dari masalah keuangan dan membantu kamu tidur lebih nyenyak di malam hari.
Anggaran yang paling ketat sekalipun harus menyisihkan sejumlah uang ke dalam dana darurat setiap bulannya.
Setelah kamu terbiasa menabung, kamu akan berhenti memperlakukan tabungan sebagai pilihan dan mulai memperlakukannya sebagai pengeluaran bulanan yang wajib.
Banyak rekening yang menawarkan kekuatan bunga majemuk, seperti rekening tabungan dengan imbal hasil tinggi, sertifikat deposito (CD) jangka pendek, atau rekening pasar uang.
5. Tabungan Masa Pensiun
Baca Juga: 4 Tanda Kamu Punya Kemampuan Beradaptasi yang Bagus
Tidak peduli seberapa muda usiamu, rencanakan masa pensiun sekarang.
Dengan kekuatan bunga majemuk, saat kamu mulai menabung di usia 20-an, maka akan mendapatkan bunga tidak hanya dari pokok yang kamu setorkan.
Tetapi juga dari bunga yang kamu dapatkan dari waktu ke waktu, dan kamu akan memiliki apa yang kamu butuhkan untuk pensiun kelak.
6. Pantau Pajak Kamu
Saat perusahaan menawarkan gaji awal, hitunglah apakah gaji tersebut setelah pajak sudah memenuhi kebutuhan finansial dan tujuan tabungan kamu.
7. Asuransi Kesehatan
Jika kamu tidak memiliki asuransi, jangan menunda untuk mendaftar asuransi kesehatan.
Jika sudah bekerja, perusahaan kamu mungkin menawarkan asuransi kesehatan, termasuk rencana kesehatan yang dapat dikurangkan yang menghemat premi.
Baca Juga: Syarat Nilai Ijazah dan Rapor di Masing-Masing Sekolah Kedinasan, Paket C Bisa Mendaftar!
8. Lindungi Kekayaanmu
Jika kamu masih mengontrak, dapatkan asuransi penyewa untuk melindungi isi rumah kamu dari kerugian akibat pencurian atau kebakaran.
Bacalah polisnya dengan cermat untuk mengetahui apa saja yang ditanggung dan apa saja yang tidak.
Asuransi kesehatan melindungi kemampuan kamu untuk mendapatkan penghasilan dengan memberi penghasilan tetap jika kamu tidak dapat bekerja dalam waktu lama karena sakit atau cedera.
Jika kamu ingin bantuan dalam mengelola keuangan, carilah perencana keuangan yang tidak memungut biaya untuk memberikan nasihat yang tidak memihak.
Inilah 6 tips finansial yang bisa kamu pelajari atau terapkan mulai sekarang juga. Ingat, kesehatan finansial itu sangat penting untuk hidup yang stabil.***
Baca Juga: Halo Effect:Trik Psikologi Ampuh untuk Membuat Orang Lain Terkesan, Ikuti 5 Langkah Ini